Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Cut Ati Rahmah, PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA MATERI PERISTIWA ALAM DI KELAS V SD NEGERI LAMPEUNERUT ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,2015

Abstrak kata kunci: model kooperatif tipe make a match, peristiwa alam penelitian yang berjudul “penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi peristiwa alam di kelas v sd negeri lampeuneurut aceh besar” ini mengangkat masalah: 1) bagaimana kemampuan guru mengelola pembelajaran dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi peristiwa alam di kelas v sd negeri lampeuneurut aceh besar? 2) bagaimana aktivitas siswa dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi peristiwa alam di kelas v sd negeri lampeuneurut aceh besar?, 3) apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi peristiwa alam dapat mencapai ketuntasan hasil belajar siswa di kelas v sd negeri lampeuneurut aceh besar?. penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui kemampuan guru mengelola pembelajaran dalam melaksanakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi peristiwa alam di kelas v sd negeri lampeuneurut aceh besar? 2) untuk mengetahui aktivitas siswa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi peristiwa alam di kelas v sd negeri lampeuneurut aceh besar. 3) untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi peristiwa alam di kelas v sd negeri lampeuneurut aceh besar. subjek penelitian ini adalah siswa kelas vc sd negeri lampeuneurut aceh besar tahun ajaran 2013/2014 yang jumlahnya 22 orang. jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini digunakan instrument yaitu: lembar observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa, serta tes hasil belajar siswa. data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. kemampuan guru mengelola pembelajaran meningkat pada setiap pertemuan yaitu pertemuan pertama 3,68 (baik) dan pertemuan kedua 4,56 (sangat baik), aktivitas siswa selama pembelajaran meningkat pada setiap pertemuan yaitu pertemuan pertama 3 (baik) dan pertemuan kedua 3,5 (sangat baik) serta ketuntasan belajar siswa adalah tuntas sebesar 91%.



Abstract



    SERVICES DESK