Eisya lara agoesa. (2026). pembuatan produk lenan kamar anak dengan inspirasi biota laut. [skripsi. universitas syiah kuala]. di bawah bimbingan dr. novita, s.pd., ma., dan dra. rosmala dewi, m.pd. lenan kamar anak dengan bentuk dan motif yang menggunakan teknik patchwork masih jarang ditemui. produk lenan kamar anak yang beredar umumnya menggu- nakan karakter kartun, hewan, bunga, kendaraan, atau motif geometris yang diaplikasikan secara cetak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan lenan kamar anak, mendeskripsikan proses pembuatan produk lenan kamar anak dengan inspirasi biota laut menggunakan teknik patchwork, dan mengetahui tanggapan informan terhadap produk yang dihasilkan. pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian eksperimen terapan. subjek penelitian terdiri atas tiga orang tua (ibu) yang memiliki anak usia 5–13 tahun dan dua orang praktisi yang berpengalaman dalam pembuatan produk lenan kamar anak. teknik pengumpulan data meliputi wawancara, studi kepustakaan, dokumentasi, dan eksperimen terapan, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih lenan kamar anak meliputi kenyamanan bahan, keamanan bagi kulit anak, kesesuaian ukuran dengan tempat tidur, kemudahan perawatan, daya tahan produk, serta desain yang menarik melalui penerapan bentuk, warna, motif, dan tema yang sesuai dengan karakteristik anak. proses pembuatan produk diawali dengan eksplorasi ide berdasarkan karakteristik visual kerang laut, dilanjutkan dengan perencanaan konsep, penyusunan desain motif, pembuatan pola, pemotongan kain, penyusunan komposisi motif mengguna kan teknik patchwork, proses penjahitan, hingga tahap finishing. produk akhir yang dihasilkan berupa bed cover kamar anak bertema biota laut dengan motif kerang laut yang disusun melalui kombinasi potongan kain sehingga menghasil- kan tampilan yang unik dan menarik. tanggapan informan menunjukkan bahwa produk memperoleh penilaian positif karena memiliki desain yang menarik, kombinasi warna yang harmonis, kualitas jahitan yang rapi, bahan yang nyaman digunakan, serta mampu menghadirkan suasana kamar yang lebih ceria. selain memenuhi aspek fungsional sebagai perlengkapan tidur, produk juga dinilai memiliki nilai estetika dan edukatif melalui pengenalan biota laut kepada anak. kata kunci: lenan kamar anak, biota laut, patchwork.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBUATAN PRODUK LENAN KAMAR ANAK DENGAN INSPIRASI BIOTA LAUT. Banda Aceh Fakultas KIP / Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1),2026
Baca Juga : PERANCANGAN OCEANARIUM DI BANDA ACEH DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA (M. ACHLIL AL FARISY, 2026)
Abstract
Eisya Lara Agoesa. (2026). Development of Children's Bedroom Linen Products Inspired by Marine Biota. Undergraduate Thesis. Universitas Syiah Kuala. Supervised by Dr. Novita, S.Pd., M.A., and Dra. Rosmala Dewi, M.Pd. Children’s bedroom linens featuring shapes and motifs created using the patchwork technique are still rarely found. Children’s bedroom linen products available on the market generally use cartoon characters, animals, flowers, vehicles, or geometric motifs applied through printed designs. This study aims to identify the factors that need to be considered in selecting children’s bedroom linens, describe the process of making children’s bedroom linen products inspired by marine biota using the patchwork technique, and determine the informants’ responses to the resulting product. This study employed a qualitative approach with an applied experimental research design. The research subjects consisted of three parents (mothers) who had children aged 5–13 years and two practitioners experienced in producing children’s bedroom linen products. Data collection techniques included interviews, literature review, documentation, and applied experiments, while data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the main factors considered in selecting children’s bedroom linens included material comfort, safety for children’s skin, appropriate size for the bed, ease of care, product durability, and attractive design through the application of shapes, colors, motifs, and themes appropriate to children’s characteristics. The product-making process began with idea exploration based on the visual characteristics of seashells, followed by concept planning, motif design development, pattern making, fabric cutting, arrangement of motif compositions using the patchwork technique, sewing, and finishing. The final product was a children’s bedroom bed cover with a marine biota theme featuring seashell motifs arranged through a combination of fabric pieces, resulting in a unique and attractive appearance. The informants responded positively to the product because of its attractive design, harmonious color combination, neat stitching quality, comfortable material, and ability to create a more cheerful bedroom atmosphere. In addition to fulfilling its functional purpose as bedding, the product was also considered to have aesthetic and educational value by introducing children to marine biota. Keywords: Children’s Bedroom Linens, Marine Biota, Patchwork.
Baca Juga : PEMANFAATAN ZAT PEWARNA ALAMI DARI TINTA CUMI-CUMI (LOLIGO SP.) MENGGUNAKAN TEKNIK IKAT CELUP PADA PRODUK SARUNG BANTAL HIAS (RIZKA SAFIA PUTRI, 2026)