Abstrak muna karwani (2026), analisis fungsi dan makna metafora dalam hikayat teungku dimeukek karya tengku malem. skripsi departemen pendidikan bahasa indonesia, program studi pendidikan bahasa indonesia, universitas syiah kuala. di bawah bimbingan prof. dr. drs yusri yusuf, m.pd., dan armia, s.pd., m.hum. penelitian ini bertujuan untuk mengenali jenis metafora dan mendeskripsikan makna dan fungsi metafora dalam hikayat teungku dimeukek. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan data yang digunakan merupakan kalimat maupun bait-bait yang terdapat dalam hikayat teungku dimeukek karya tengku malem. adapun data yang didapat, dikumpulkan menggunakan teknik kajian pustaka. analisis dilakukan dengan menyajikan deskripsi berdasarkan fakta atau data dari sumber informasi yang dianalisis. hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa jenis metafora dalam hikayat teungku dimeukek yaitu: (1) metafora antropomorfik sebanyak 6 data; (2) abstrak ke konkret sebanyak 57 data; (3) metafora sinestesia sebanyak 9 data; dan (4) metafora hewani sebanyak 5 data; empat jenis metafora tersebut memiliki berbagai macam makna dan memiliki fungsi. fungsi metafora dalam hikayat teungku dimeukek yaitu berfungsi sebagai (1) informasi, (2) ekspresif, (3)direktif, dan (4) fatik. makna metafora yang tersirat dari bentuk metafora didasarkan pada makna asosiatif, terdapat enam tipe makna metafora yaitu (1) konotatif, (2) stilistik, (3) afektif, (4) reflektif, (5) kolokatif, dan (6) tematik. berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metafora dalam hikayat teungku dimeukek didominasi oleh metafora konkret ke abstrak dan memiliki fungsi yang kompleks sebagai unsur estetis sekaligus media penyampaian nilai moral, religius, budaya, serta ekspresi emosional yang memperkuat makna, karakter tokoh, suasana, dan struktur naratif hikayat. kata kunci: metafora, hikayat teungku dimeukek, makna, fungsi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS FUNGSI DAN MAKNA METAFORA DALAM HIKAYAT TEUNGKU DIMEUKEK KARYA TENGKU MALEM. Banda Aceh Fakultas KIP,2026
Baca Juga : ANALISIS UNSUR INTRINSIK HIKAYAT PRANG CUT ALI KARYA TEUNGKU SYEKH HASAN (, 2025)
Abstract
ABSTRACT Muna Karwani (2026), An Analysis of the Function and Meaning of Metaphors in the Hikayat Teungku Dimeukek by Tengku Malem. Undergraduate Thesis, Department of Indonesian Language Education, Indonesian Language Education Study Program, Syiah Kuala University. Supervised by Prof. Dr. Drs. Yusri Yusuf, M.Pd., and Armia, S.Pd., M. Hum. This study aims to identify the types of metaphors and describe the meanings and functions of metaphors in Hikayat Teungku Dimeukek. This study employs a qualitative approach with a descriptive research design. The data consist of sentences and stanzas found in Hikayat Teungku Dimeukek by Tengku Malem. The data were collected using a literature review technique. The analysis was conducted by presenting descriptions based on facts or data obtained from the analyzed sources of information. The results of the study show that there are several types of metaphors in Hikayat Teungku Dimeukek, namely: (1) anthropomorphic metaphors, consisting of 6 data points; (2) abstract-to-concrete metaphors, consisting of 57 data points; (3) synesthetic metaphors, consisting of 9 data points; and (4) animal metaphors, consisting of 5 data points. These four types of metaphors convey various meanings and serve different functions. The functions of metaphors in Hikayat Teungku Dimeukek include: (1) informative, (2) expressive, (3) directive, and (4) phatic functions. The implied meanings of the metaphors are based on associative meaning. There are six types of metaphorical meaning, namely: (1) connotative, (2) stylistic, (3) affective, (4) reflective, (5) collocative, and (6) thematic meanings. Based on the findings, it can be concluded that metaphors in Hikayat Teungku Dimeukek are predominantly abstract-to-concrete metaphors and serve complex functions as both aesthetic elements and a medium for conveying moral, religious, and cultural values, as well as emotional expressions that reinforce the meaning, characterization, atmosphere, and narrative structure of the hikayat. Keywords: metaphor, hikayat teungku dimeukek, meaning, function.
Baca Juga : ANALISIS GAYA BAHASA METAFORA DALAM NOVEL ACEH 2025-1446 H KARYA THAYEB LOH ANGEN (CUT EWI RIZQINA, 2016)