Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
FAHMI AMINURRASYID, STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN ABU VULKANIK GUNUNG SINABUNG DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER. Banda Aceh Fakultas Teknik,2026

Tanah lempung merupakan jenis tanah yang memiliki sifat kembang-susut tinggi, plastisitas besar, serta daya dukung yang rendah, sehingga tidak cocok digunakan sebagai lapisan dasar konstruksi jalan maupun bangunan. salah satu upaya untuk meningkatkan sifat teknis tanah lempung tersebut adalah melalui metode stabilisasi, yaitu dengan menambahkan bahan pozzolanik seperti abu vulkanik gunung sinabung. abu vulkanik ini mengandung senyawa silika (sio2) dan alumina (al2o3) yang dapat bereaksi secara kimia dengan tanah lempung, menghasilkan ikatan yang lebih kuat dan stabil. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan abu vulkanik gunung sinabung terhadap peningkatan parameter kuat geser (shear strength) tanah lempung yang berasal dari desa lam ujong, kecamatan baitussalam, kabupaten aceh besar. metode pengujian yang digunakan adalah uji direct shear (geser langsung) untuk menentukan parameter kekuatan geser tanah, yaitu kohesi (c) dan sudut geser dalam (). sampel tanah dicampurkan dengan variasi kadar abu vulkanik sebesar 10%, 15%, 20%, dan 25% dari berat kering tanah. kemudian dilakukan pengujian sifat fisis (berat jenis, batas-batas atterberg, kadar air, dan analisis saringan), dan pengujian mekanis (pemadatan dan direct shear) sesuai astm. hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai kohesi dan sudut geser dengan penambahan abu vulkanik. peningkatan nilai kohesi terjadi pada variasi 10% sebesar 0,83 kg/cm2 dan pada variasi 15%, 20, dan 25% mengalami penurunan dengan nilai paling rendah sebesar 0,43 kg/cm2 pada variasi campuran 15%. kemudian pada nilai sudut geser mengalami peningkatan dari 10,07° pada tanah asli menjadi 16,52° pada variasi campuran 20%, kemudian menurun pada variasi campuran 25%. dengan demikian, penggunaan abu vulkanik gunung sinabung sebagai bahan stabilisasi diharapkan dapat menjadi alternatif bahan lokal yang ekonomis, ramah lingkungan, dan efektif untuk meningkatkan stabilitas tanah lempung di wilayah aceh dan sekitarnya. kata kunci: stabilisasi, abu vulkanik, gunung sinabung, direct shear, kohesi, sudut geser.



Abstract

Clay soil is characterized by high swelling-shrinkage potential, high plasticity, and low load-bearing capacity, making it unsuitable as a base layer for road or building construction. One method to improve the engineering properties of such clay is stabilization specifically, the addition of pozzolanic materials like volcanic ash from Mount Sinabung. This volcanic ash contains silica (SiO2) and alumina (Al2O3), compounds capable of chemically reacting with the clay to form stronger, more stable bonds. This study aims to analyze the effect of adding Mount Sinabung volcanic ash on the shear strength parameters of clay soil sourced from Lam Ujong Village, Baitussalam District, Aceh Besar Regency. Direct shear testing was employed to determine the soil's shear strength parameters: cohesion (c) and the angle of internal friction (φ). Soil samples were mixed with volcanic ash at varying proportions 10%, 15%, 20%, and 25% of the soil's dry weight. Subsequently, physical property tests (specific gravity, Atterberg limits, moisture content, and sieve analysis) and mechanical tests (compaction and direct shear) were conducted in accordance with ASTM standards. The results indicate an increase in both cohesion and the angle of internal friction with the addition of volcanic ash. Cohesion increased to 0.83 kg/cm² at the 10% mixture level; however, it decreased at the 15%, 20%, and 25% levels, reaching a minimum of 0.43 kg/cm² at the 15% mixture. Meanwhile, the angle of internal friction rose from 10.07° in the untreated soil to 16.52° at the 20% mixture level, before decreasing at the 25% mixture level. Thus, the use of Mount Sinabung volcanic ash as a stabilizing agent offers a promising local alternative economical, eco-friendly, and effective for enhancing clay soil stability in the Aceh region and beyond. Keywords: stabilization, volcanic ash, Mount Sinabung, direct shear, cohesion, friction angle.

Baca Juga : STABILISASI TANAH CLAY SHALE DENGAN KAPUR TERHADAP PARAMETER KUAT GESER (SAID MUHAMMAD FATHUL JAWADI, 2026)



    SERVICES DESK