Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Silvia Ulfa, IMPLEMENTASI PROGAM KETAHANAN PANGAN DIRNGAMPONG ARAFAH KECAMATAN SAMADUARNKABUPATEN ACEH SELATAN. Banda Aceh FISIP Sosiologi,2026

Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi serta hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di gampong arafah. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. program ketahanan gampong arafah mengalami perubahan, mulai dari pemanfaatan lahan, pekarangan rumah warga dengan menggunakan media polybag (2022–2024), hingga pengalihan pengelolaan kepada badan usaha milik gampong (bumg) pada tahun 2025 untuk membangun kemandirian ekonomi desa. penelitian ini dianalisis menggunakan teori modal sosial james coleman dengan konsep kewajiban dan ekspektasi, potensi informasi, norma dan sanksi, dan relasi wewenang. hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalihan pengelolaan kepada bumg memberikan manfaat berupa peningkatan pendapatan asli desa (pad) dan tersedianya pangan dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat. namun, perubahan tersebut juga menyebabkan perubahan hubungan masyarakat dengan program, dari keterlibatan langsung dalam budidaya menjadi hubungan jual beli. hambatan dalam pelaksanaan program meliputi keterbatasan lahan, kondisi cuaca dan faktor alam, keterbatasan waktu masyarakat dalam merawat tanaman, serta penyampaian informasi yang belum merata. meskipun demikian, pelaksanaan program tetap didukung oleh hubungan antara pemerintah gampong, bumg, masyarakat, serta lembaga lain yang terlibat dalam pengawasan dan pelaksanaan program. kata kunci : ketahanan pangan,pemerintah gampong, bumg, modal sosial.



Abstract

ABSTRACT This study aims to describe the implementation of and obstacles encountered in the food security program in Gampong Arafah. A qualitative method with a descriptive approach was employed, utilizing data collection techniques such as interviews, observation, and documentation. The Gampong Arafah food security program underwent changes, evolving from the utilization of land and residents' home gardens using polybags (2022–2024) to the transfer of management to the Village-Owned Enterprise (BUMG) in 2025, with the goal of fostering village economic self-reliance. The study was analyzed using James Coleman’s social capital theory, specifically the concepts of obligations and expectations, information potential, norms and sanctions, and authority relations. The findings indicate that transferring management to the BUMG yielded benefits, including increased Village Own-Source Revenue (PAD) and the availability of food at more affordable prices for the community. However, this shift also altered the community's relationship with the program, transforming it from direct involvement in cultivation to a buyer-seller dynamic. Obstacles to program implementation included land limitations, weather conditions and natural factors, residents' limited time for plant maintenance, and uneven information dissemination. Nevertheless, the program's implementation continued to be supported by the relationships among the village government, the BUMG, the community, and other institutions involved in program oversight and execution. Keywords: Food Security, Village Government, BUMG, Social Capital.



    SERVICES DESK