Penurunan indeks perkembangan harga (iph) merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok yang berpengaruh terhadap pengendalian inflasi dan penurunan angka kemiskinan. keberhasilan pemerintah kabupaten pidie dalam meraih serambi award kategori penurunan indeks perkembangan harga (iph) menjadi menarik untuk dikaji sebagai bentuk implementasi kebijakan publik dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor keberhasilan pemerintah kabupaten pidie dalam meraih serambi award kategori penurunan indeks perkembangan harga (iph) melalui penurunan angka kemiskinan. menggunakan teori dalam penelitian ini adalah implementasi kebijakan publik dengan indikator komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi sebagai indikator dalam menganalisis keberhasilan implementasi kebijakan. metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pemerintah kabupaten pidie dipengaruhi oleh komunikasi yang efektif melalui koordinasi antara pemerintah daerah, tim pengendalian inflasi daerah (tpid), pelaku usaha, pedagang, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga. selain itu, keberhasilan didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, anggaran, sarana, serta potensi sektor perikanan dan kelautan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. komitmen aparatur pemerintah dalam melaksanakan program pengendalian harga dan pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan, serta struktur birokrasi yang memiliki pembagian tugas dan koordinasi yang jelas antarinstansi, turut mendukung keberhasilan implementasi kebijakan. berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pemerintah kabupaten pidie meraih serambi award kategori penurunan indeks perkembangan harga (iph) merupakan hasil implementasi kebijakan publik yang berjalan efektif melalui sinergi komunikasi, pemanfaatan sumber daya, komitmen aparatur, dan struktur birokrasi yang terkoordinasi sehingga mampu menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung penurunan angka kemiskinan. disarankan agar pemerintah kabupaten pidie terus memperkuat koordinasi antarinstansi, meningkatkan komunikasi dengan masyarakat dan pelaku usaha, melaksanakan program pengendalian harga secara berkelanjutan, serta mengoptimalkan pengembangan sektor perikanan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat guna mempertahankan stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. kata kunci:indeks perkembangan harga, serambi award, kemiskinan, kabupaten pidie.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR KEBERHASILAN PEMERINTAH KABUPATEN PIDIE MERAIH SERAMBI AWARD KATEGORI TURUNKAN INDEKS PERKEMBANGAN HARGA MELALUI PENURUNAN ANGKA KEMISKINAN. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik,2026
Baca Juga : PROSES PENGAMBILAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN PIDIE DALAM PENANGGULAN GAN KEMISKINAN (Amrizal, 2020)
Abstract
The decline in the Price Development Index (Indeks Perkembangan Harga/IPH) is one of the key indicators in maintaining the stability of essential commodity prices, which contributes to inflation control and poverty reduction. The success of the Pidie Regency Government in receiving the Serambi Award in the Price Development Index (IPH) Reduction category is an interesting case to examine as an implementation of public policy aimed at improving public welfare. This study aims to analyze the factors contributing to the success of the Pidie Regency Government in achieving the Serambi Award in the Price Development Index (IPH) Reduction category through poverty reduction. This research public policy implementation theory, which consists of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure as the analytical framework. The study adopts a qualitative research method with a descriptive approach. The findings indicate that the success of the Pidie Regency Government is influenced by effective communication through coordination among the local government, the Regional Inflation Control Team (TPID), business actors, traders, and the community in maintaining price stability. Furthermore, this success is supported by the availability of human resources, budget allocation, infrastructure, and the potential of the fisheries and marine sectors, which contribute to increasing community income. The commitment of government officials to continuously implementing price control and poverty alleviation programs, along with a bureaucratic structure characterized by clear division of responsibilities and effective inter-agency coordination, also plays a significant role in the successful implementation of the policy. Based on the findings, it can be concluded that the Pidie Regency Government’s achievement of the Serambi Award in the Price Development Index (IPH) Reduction category is the result of effective public policy implementation through communication synergy, optimal utilization of resources, strong commitment from government officials, and a well-coordinated bureaucratic structure, enabling the government to maintain price stability while supporting poverty reduction. It is recommended that the Pidie Regency Government continue to strengthen inter-agency coordination, enhance communication with the public and business actors, implement sustainable price control programs, and optimize the development of the fisheries sector and community economic empowerment in order to maintain price stability and improve public welfare. Keywords:Price Development Index, Serambi Award, Poverty, Pidie Regency.
Baca Juga : PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH BIDANG KESEHATAN, KEMISKINAN DAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT ACEH (Irma Chalista, 2014)