Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
CUT BINTU JABBABIRAH, GAYA KOMUNIKASI VERBAL MAHASISWA THAILAND DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2026

Proses interaksi individu yang terjadi dengan lawan bicara yang memiliki latar belakang budaya berbeda tentu tidak mudah dan menjadi hambatan dalam proses belajar dan interaksi sosial. mahasiswa asing di universitas syiah kuala, khusunya dari thailand, mengalami tantangan dalam penggunaan bahasa indonesia ketika berkomunikasi dengan lawan bicara. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya komunikasi verbal mahasiswa thailand di universitas syiah kuala dalam konteks interaksi lintasbudaya dengan menggunakan teori akomodasi komunikasi yang dikembangkan oleh howard giles. penelitian ini menemukan tiga gaya komunikasi verbal mahasiswa thailand saat berinteraksi dengan lawan bicaranya, yaitu gaya konvergensi, divergensi, dan akomodasi berlebihan. metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam serta observasi langsung terhadap 7 orang mahasiswa thailand. temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa thailand cenderung menggunakan gaya konvergensi saat berkomunikasi menggunakan bahasa indonesia, termasuk dalam pemilihan kata, intonasi, kecepatan berbicara, dan pemahaman mengenai kata konotatif dan denotatif untuk memudahkan komunikasi dan memperoleh keakraban dengan lawan bicara. di sisi lain, mahasiswa thailand tetap menggunakan gaya divergensi, seperti penggunaan bahasa thailand dan cara berbicara khas mereka dengan sesama mahasiswa thailand. selain itu, gaya akomodasi yang berlebihan terdapat ketika mahasiswa thailand terlalu menyederhanakan kata dalam bahasa indonesia, dan menghindari penggunaan kata konotatif yang mengubah keaslian komunikasi mereka dan mempengaruhi efektivitas komunikasi. temuan penelitian ini bukan hanya mengungkapkan bagaimana gaya konvergensi dan divergensi terjadi dalam interaksi lintasbudaya tetapi juga mengungkapkan bagaimana akomodasi berlebihan ini dapat mempengaruhi komunikasi dengan lawan bicara. kata kunci: komunikasi verbal, mahasiswa thailand, interaksi lintasbudaya, universitas syiah kuala.



Abstract

The process of individual interaction that occurs with interlocutors from different cultural backgrounds is certainly not easy and can be an obstacle in the learning process and social interaction. International students at Syiah Kuala University, especially from Thailand, experience challenges in using Indonesian when communicating with their interlocutors. This study aims to determine the verbal communication styles of Thai students at Syiah Kuala University in the context of cross-cultural interactions using the Communication Accommodation theory developed by Howard Giles. This study found three verbal communication styles of Thai students when interacting with their interlocutors: convergence, divergence, and excessive accommodation. The method applied in this study was a qualitative approach through in-depth interviews and direct observation of 7 Thai students. The findings of this study indicate that Thai students tend to use a convergence style when communicating in Indonesian, including in word choice, intonation, speaking speed, and understanding of connotative and denotative words to facilitate communication and gain familiarity with their interlocutors. On the other hand, Thai students continue to use a divergence style, such as the use of Thai language and their unique way of speaking with fellow Thai students. Furthermore, excessive accommodation occurs when Thai students oversimplify Indonesian words and avoid using connotative words, which alters the authenticity of their communication and affects its effectiveness. The findings of this study not only reveal how convergence and divergence styles occur in crosscultural interactions but also reveal how this excessive accommodation can affect communication with interlocutors. Keywords: Verbal Communication, Thai Students, Cross-Cultural Interaction, Syiah Kuala University



    SERVICES DESK