Abstrak etnomatematika merupakan kajian yang menghubungkan konsep matematika dengan unsur budaya yang berkembang dalam masyarakat. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengidentifikasi bentuk struktur bangunan masjid jamik bengkulu dan menerapkan unsur matematika, khususnya geometri, serta menjelaskan dan menganalisis bentuk geometri struktur bangunan menggunakan alat bantu geogebra. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur masjid jamik kota bengkulu mengandung berbagai konsep matematika dan geometri, seperti bangun datar berupa persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, dan trapesium, serta bangun ruang berupa balok, prisma, dan limas. selain itu, ditemukan pula konsep kesimetrian, transformasi geometri, dan pengukuran yang tercermin pada berbagai bagian bangunan masjid. temuan tersebut menunjukkan bahwa masjid jamik kota bengkulu tidak hanya memiliki nilai budaya dan sejarah, tetapi juga mengandung konsep-konsep matematika yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran kontekstual. oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan pembelajaran matematika berbasis budaya melalui pendekatan etnomatematika. kata kunci: etnomatematika, masjid jamik bengkulu, konsep matematika, geometri, geogebra.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS BENTUK GEOMETRIS STRUKTUR MASJID JAMIK BENGKULU MENGGUNAKAN PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA. Banda Aceh Fakultas mipa,2026
Baca Juga : AUDIT INSTALASI LISTRIK DAN KEMUNGKINAN PEMAKAIAN PANEL SURYA DI MASJID JAMIK USK (Muzammir, 2024)
Abstract
ABSTRACT Ethnomathematics is a study that connects mathematical concepts with cultural elements that develop within society. This study aims to describe and identify the structural forms of the Jamik Mosque in Bengkulu, apply mathematical elements, particularly geometry, and explain and analyze the geometric forms of the building structure using Geogebra as a supporting tool. This study employed a qualitative method with an ethnographic approach. Data collection techniques were conducted through observation, documentation, and literature studies. The results show that the architecture of the Jamik Mosque in Bengkulu City contains various mathematical and geometric concepts, including plane figures such as squares, rectangles, triangles, circles, and trapezoids, as well as solid figures such as cuboids, prisms, and pyramids. In addition, concepts of symmetry, geometric transformations, and measurement were also found, as reflected in various parts of the mosque building. These findings indicate that the Jamik Mosque in Bengkulu City not only possesses cultural and historical values but also contains mathematical concepts that can be utilized as a source for contextual learning. Therefore, the results of this study are expected to serve as a reference for developing culture-based mathematics learning through an ethnomathematical approach. Keywords: Ethnomathematics, Jamik Mosque of Bengkulu City, Mathematical Concepts, Geometry, Geogebra.
Baca Juga : PERANCANGAN DAN PEMBUATAN BANGUNAN MASJID DALAM BENTUK VIDEO ANIMASI 3D (Iftita Sabila, 2023)