Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran stabilitas keuangan dalam memediasi pengaruh variabel makroekonomi yang meliputi tenaga kerja, saham syariah, inflasi, nilai tukar, sukuk, dan suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi di indonesia. studi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami mekanisme transmisi antara sektor riil dan sektor keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, terutama dalam konteks ekonomi terbuka dan berkembang seperti indonesia. metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model autoregressive distributed lag (ardl) yang memungkinkan analisis hubungan jangka pendek dan jangka panjang antar variabel, serta pengujian efek mediasi stabilitas keuangan. data yang digunakan merupakan data time series di indonesia dengan berbagai indikator makroekonomi dan keuangan. hasil estimasi ardl menunjukkan bahwa dalam jangka panjang tenaga kerja, inflasi, nilai tukar, dan sukuk berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan indeks saham syariah dan stabilitas keuangan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta suku bunga tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. di sisi lain, indeks saham syariah dan nilai tukar berpengaruh positif terhadap stabilitas keuangan. dalam jangka pendek, hanya sebagian variabel yang menunjukkan pengaruh signifikan, dengan seluruh model memiliki error correction term yang bernilai negatif dan signifikan sehingga mengindikasikan adanya penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa stabilitas keuangan memediasi secara penuh pengaruh indeks saham syariah indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi. temuan ini menegaskan bahwa stabilitas sistem keuangan merupakan kunci dalam menjaga efektivitas transmisi kebijakan ekonomi dan meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi. oleh karena itu, diperlukan sinergi kebijakan antara sektor moneter, fiskal, dan pengembangan keuangan syariah guna menciptakan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan di indonesia. kata kunci: pertumbuhan ekonomi, stabilitas keuangan, ardl, tenga kerja saham syariah, sukuk, makroekonomi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
DISSERTATION
NPERAN STABILITAS KEUANGAN DALAM MEMEDIASI PENGARUH TENAGA KERJA, SAHAM SYARIAH, INFLASI, NILAI TUKAR, SUKUK, DAN SUKU BUNGA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA. Banda Aceh Fakultas Ekonomi dan Bisnis,2026
Baca Juga : PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH-USD, SUKU BUNGA SBI, DAN INFLASI TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DALAM INDEKS LQ 45 DI BURSA EFEK INDONESIA (PERIODE 2010-2013) (Farazilla Umaira, 2014)
Abstract
This study aims to analyze the role of financial stability in mediating the influence of macroeconomic variables including labor, sharia stocks, inflation, exchange rates, sukuk, and interest rates on economic growth in Indonesia. This study is motivated by the importance of understanding the transmission mechanism between the real sector and the financial sector in supporting sustainable economic growth, especially in the context of an open and developing economy such as Indonesia. The method used is a quantitative approach with the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model which allows the analysis of short-term and long-term relationships between variables, as well as the testing of the mediative effects of financial stability. The data used is Indonesian time series data with various macroeconomic and financial indicators. The ARDL estimation results indicate that, in the long run, labor, inflation, the exchange rate, and sukuk have a negative effect on economic growth, while the sharia stock index and financial stability have a positive effect on economic growth and interest rates have no effect on economic growth. On the other hand, the sharia stock index and the exchange rate have a positive effect on financial stability. In the short run, only some variables showed a significant effect, with all models having a negative and significant error correction term, indicating an adjustment toward long-run equilibrium. The results of the mediation analysis show that financial stability fully mediates the effect of the Indonesia Sharia Stock Index on economic growth. These findings confirm that financial system stability is key in maintaining the effectiveness of economic policy transmission and improving the quality of economic growth. Therefore, policy synergy between the monetary, fiscal, and Islamic financial development sectors is needed to create sustainable economic stability in Indonesia. Keywords: Economic Growth, Financial Stability, ARDL, Employment, Sharia Stocks, Sukuk, Macroeconomics
Baca Juga : PERAN ZAKAT DALAM MEMODERASI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA (Meutia Maulida Rahma, 2026)