Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
NIKMAH KHOLILAH, PENGARUH FAKTOR SOSIAL TERHADAP KEBERLANJUTAN PERIKANAN JARING INSANG HANYUT DI KOTA SABANG. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1),2026

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting faktor sosial serta menganalisis pengaruh faktor sosial terhadap keberlanjutan perikanan jaring insang hanyut di kota sabang. faktor sosial yang dikaji meliputi tingkat pendidikan, pendapatan rumah tangga, struktur keluarga, dan partisipasi sosial masyarakat nelayan. penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, dan studi pustaka. responden penelitian terdiri atas 30 orang yang meliputi 25 nelayan, 1 orang dari dinas kelautan dan perikanan, dan 4 orang panglima laot. analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji f, dan uji t. hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial masyarakat nelayan di kota sabang masih didominasi oleh tingkat pendidikan yang relatif rendah, pendapatan rumah tangga yang tidak stabil, jumlah tanggungan keluarga yang cukup besar, serta partisipasi sosial yang masih rendah. meskipun demikian, masyarakat masih memiliki hubungan sosial yang kuat melalui budaya gotong royong dan peran lembaga adat panglima laot. hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara simultan variabel tingkat pendidikan, pendapatan rumah tangga, struktur keluarga, dan partisipasi sosial berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan perikanan jaring insang hanyut. secara parsial, tingkat pendidikan, pendapatan rumah tangga, dan partisipasi sosial berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan perikanan, sedangkan struktur keluarga tidak berpengaruh signifikan. nilai koefisien determinasi (r²) sebesar 0,575 menunjukkan bahwa 57,5% variasi keberlanjutan perikanan dapat dijelaskan oleh faktor-faktor sosial yang diteliti. kata kunci: faktor sosial, keberlanjutan perikanan, jaring insang hanyut, nelayan, kota sabang



Abstract

This study aims to analyze the existing social conditions and examine the influence of social factors on the sustainability of drift gillnet fisheries in Sabang City. The social factors examined include education level, household income, family structure, and social participation of fishermen. This research employed a mixed-methods approach, combining quantitative and qualitative methods. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and literature review. The respondents consisted of 30 participants, including 23 fishermen, one representative from the Marine and Fisheries Service, and six Panglima Laot (traditional customary fisheries leaders). Data were analyzed using descriptive analysis, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, F-test, and t-test. The results indicate that the social conditions of fishermen in Sukajaya District are characterized by relatively low educational attainment, unstable household income, relatively large family size, and limited social participation. However, the fishermen maintain strong social relationships through mutual cooperation and the customary institution of Panglima Laot. The results of the multiple linear regression analysis show that, simultaneously, education level, household income, family structure, and social participation have a significant effect on the sustainability of drift gillnet fisheries. Partially, education level, household income, and social participation have a significant influence on fisheries sustainability, while family structure does not have a significant effect. The coefficient of determination (R²) of 0.575 indicates that 57.5% of the variation in fisheries sustainability can be explained by the social factors examined in this study. Key words: Social factors, fisheries sustainability, drift gillnet, fishermen, Sabang City



    SERVICES DESK