Nafira dila. (2026). pengembangan konten massive open online course (mooc) untuk meningkatkan literasi kimia mahasiswa dalam pemilihan bahan makanan dan minuman yang aman. [skripsi, universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan dr. dra. sulastri, m.si., dan dr. sri winarni, s.pd., m.pd. penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan massive open online course (mooc) yang layak digunakan sebagai media pembelajaran serta mengetahui efektivitasnya dalam meningkatkan literasi kimia mahasiswa pada pemilihan bahan makanan dan minuman yang aman. penelitian ini menggunakan metode research and development (r&d) dengan model pengembangan addie yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. subjek penelitian terdiri atas validator ahli materi, validator ahli media, serta 35 mahasiswa universitas syiah kuala pada tahap implementasi. instrumen penelitian meliputi angket analisis kebutuhan, lembar validasi ahli, angket tanggapan pengguna, serta soal pretest dan posttest literasi kimia. data validasi dianalisis menggunakan content validity index (cvi), data tanggapan pengguna dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase, sedangkan peningkatan literasi kimia dianalisis menggunakan normalized gain (n-gain). hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi ahli materi memperoleh nilai rata-rata cvi sebesar 0,86 dengan kategori sangat tinggi, sedangkan hasil validasi ahli media memperoleh nilai rata-rata cvi sebesar 0,75 dengan kategori tinggi, sehingga mooc dinyatakan layak untuk digunakan. hasil implementasi menunjukkan bahwa mooc memperoleh rata-rata penilaian pengguna sebesar 93,7% dengan kategori sangat baik. selain itu, hasil analisis n-gain memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,77 yang termasuk kategori tinggi, sehingga menunjukkan bahwa penggunaan mooc efektif dalam meningkatkan literasi kimia mahasiswa mengenai pemilihan bahan makanan dan minuman yang aman. dengan demikian, mooc yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk meningkatkan literasi kimia mahasiswa. kata kunci: addie, literasi kimia, makanan dan minuman aman, mooc, research and development.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGEMBANGAN KONTEN MASSIVE OPEN ONLINE COURSE (MOOC) UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KIMIA MAHASISWA DALAM PEMILIHAN BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG AMAN. Banda Aceh Fakultas KIP,2026
Baca Juga : PEMBUATAN KONTEN EDUKASI BERBASIS KIMIA SEBAGAI BERITA SIARAN DI PLATFORM INSTAGRAM (Alsyiva Nabilla, 2025)
Abstract
Nafira Dila. (2026). Development of Massive Open Online Course (MOOC) Content to Improve University Students' Chemical Literacy in Selecting Safe Food and Beverages. [Undergraduate Thesis, Syiah Kuala University]. Under the Supervision of Dr. Dra. Sulastri, M.Si., dan Dr. Sri Winarni, S.Pd., M.Pd. This study aimed to develop a Massive Open Online Course (MOOC) that is feasible as a learning medium and to determine its effectiveness in improving university students' chemical literacy regarding the selection of safe food and beverages. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, consisting of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects included a material expert, a media expert, and 35 students from Universitas Syiah Kuala during the implementation stage. The research instruments consisted of a needs analysis questionnaire, expert validation sheets, a user response questionnaire, and chemical literacy pretest and posttest instruments. Validation data were analyzed using the Content Validity Index (CVI), user responses were analyzed descriptively using percentages, and improvements in chemical literacy were analyzed using the Normalized Gain (N-gain). The results showed that the material expert validation obtained an average CVI score of 0.86, categorized as very high, while the media expert validation obtained an average CVI score of 0.75, categorized as high, indicating that the developed MOOC was feasible for implementation. The implementation results showed that the MOOC received an average user response score of 93.7%, categorized as very good. Furthermore, the average N-gain score was 0.77, which falls into the high category, indicating that the use of the MOOC effectively improved students' chemical literacy regarding the selection of safe food and beverages. Therefore, the developed Keywords: ADDIE, chemical literacy, safe food and beverage selection, Massive Open Online Course (MOOC), Research and Development.
Baca Juga : PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (HENDRA KURNIAWAN, 2021)