Tepung kunyit (curcuma longa) merupakan bahan aditif alami yang mengandung kurkumin dan berpotensi meningkatkan performa reproduksi ikan melalui aktivitas antioksidan dan peningkatan efisiensi metabolisme. pada budidaya ikan tawes (barbonymus gonionotus), kualitas reproduksi induk menjadi faktor penting dalam keberhasilan produksi benih. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kunyit dalam pakan terhadap performa reproduksi induk ikan tawes serta menentukan dosis yang paling optimal. penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan empat perlakuan, yaitu p0 (kontrol), p1 (105 mg/100 g pakan), p2 (210 mg/100 g pakan), dan p3 (315 mg/100 g pakan), masing-masing terdiri atas lima ulangan. parameter yang diamati meliputi bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik (sgr), derajat pembuahan, derajat penetasan, tingkat kelangsungan hidup larva, dan kualitas air. hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung kunyit memberikan pengaruh nyata terhadap bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, dan derajat pembuahan. perlakuan p2 (210 mg/100 g pakan) memberikan hasil terbaik dengan bobot mutlak 83,40±6,80 g, sgr 0,35±0,07%, dan derajat pembuahan 97,60±0,54%, sedangkan tingkat kelangsungan hidup larva mencapai 100%. selama penelitian, kualitas air berada pada kisaran optimal sehingga tidak menjadi faktor pembatas. berdasarkan hasil tersebut, penambahan tepung kunyit sebanyak 210 mg/100 g pakan merupakan dosis yang paling optimal untuk meningkatkan performa reproduksi induk ikan tawes. kata kunci: curcuma longa, ikan tawes (barbonymus gonionotus), tepung kunyit, reproduksi, derajat pembuahan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KHASIAT TEPUNG KUNYIT (CURCUMA LONGA) DALAM PAKAN TERHADAP REPRODUKSI IKAN TAWES (BARBONYMUS GONIONOTUS). Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2026
Baca Juga : PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLIEFERA) DALAM PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN TAWES (BARBONYMUS GONIONOTUS) (DIAN PUSPITA SANJAYA, 2026)
Abstract
Turmeric powder (Curcuma longa) is a natural feed additive containing curcumin that has the potential to improve the reproductive performance of fish through its antioxidant properties and enhancement of metabolic efficiency. In the culture of silver barb (Barbonymus gonionotus), broodstock reproductive quality is a key factor in successful seed production. This study aimed to evaluate the effect of dietary turmeric powder supplementation on the reproductive performance of silver barb broodstock and to determine the optimal dosage. A Completely Randomized Design (CRD) was employed with four treatments: P0 (control), P1 (105 mg/100 g feed), P2 (210 mg/100 g feed), and P3 (315 mg/100 g feed), each consisting of five replicates. The observed parameters included absolute weight gain, specific growth rate (SGR), fertilization rate, hatching rate, larval survival rate, and water quality. The results showed that dietary turmeric powder supplementation significantly affected absolute weight gain, specific growth rate, and fertilization rate. The P2 treatment (210 mg/100 g feed) produced the best results, with an absolute weight gain of 83.40 ± 6.80 g, an SGR of 0.35 ± 0.07%, and a fertilization rate of 97.60 ± 0.54%, while the larval survival rate reached 100%. Throughout the experiment, water quality remained within the optimal range and therefore did not act as a limiting factor. Based on these findings, supplementation with turmeric powder at a dosage of 210 mg/100 g feed is considered the optimal level for improving the reproductive performance of silver barb (Barbonymus gonionotus) broodstock. Keywords: Curcuma longa, silver barb (Barbonymus gonionotus), turmeric powder, reproduction, fertilization rate
Baca Juga : DAYA HAMBAT EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA LONGA LINN)RNTERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS (Mutia, 2023)