Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
RAHADATUL AISY, PENGAYAAN ROTIFERA DENGAN BERBAGAI DOSIS RNBAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) TERHADAP RNPERTUMBUHAN DAN SINTASAN LARVA IKAN RNKAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER). Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2026

Rotifera merupakan salah satu jenis pakan alami yang banyak digunakan sebagai pakan awal larva ikan kakap putih (lates calcarifer). namun, kandungan nutrisi rotifera sering kali belum mampu memenuhi kebutuhan nutrisi larva secara optimal sehingga diperlukan upaya pengayaan untuk meningkatkan kualitas nutrisinya. salah satu bahan alami yang berpotensi digunakan sebagai bahan pengaya adalah ekstrak bawang putih karena mengandung senyawa bioaktif yang dapat meningkatkan kualitas nutrisi pakan serta mendukung pertumbuhan dan sintasan larva. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh serta menentukan dosis terbaik pemberian rotifera yang diperkaya ekstrak bawang putih terhadap pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup larva ikan kakap putih. penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 april hingga 1 mei 2026 di bpbap ub menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan lima perlakuan dosis ekstrak bawang putih, yaitu p1 (0 ppm), p2 (250 ppm), p3 (500 ppm), p4 (750 ppm), dan p5 (1000 ppm), masing-masing dengan tiga kali ulangan. larva dipelihara selama 15 hari dan diberi rotifera yang telah diperkaya sesuai perlakuan. parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, tingkat kelangsungan hidup, kandungan protein rotifera, dan kualitas air media pemeliharaan. data pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup dianalisis menggunakan analisis ragam (anova) yang dilanjutkan dengan uji tukey, sedangkan data kandungan protein dan kualitas air dianalisis secara deskriptif. hasil penelitian menunjukkan bahwa pengayaan rotifera dengan ekstrak bawang putih memberikan pengaruh nyata (p



Abstract

Rotifers are one of the most commonly used live feeds for the early larval stage of Asian sea bass (Lates calcarifer). However, the nutritional content of rotifers is often insufficient to meet the optimal nutritional requirements of fish larvae, making nutritional enrichment necessary to improve their quality. Garlic extract is a potential natural enrichment agent because it contains bioactive compounds that can enhance the nutritional quality of live feed and support larval growth and survival. This study aimed to analyze the effect of garlic extract-enriched rotifers and determine the optimal enrichment dose for improving the growth performance and survival rate of Asian sea bass larvae. The study was conducted from April 16 to May 1, 2026, at BPBAP UB using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of five garlic extract treatments: P1 (0 ppm), P2 (250 ppm), P3 (500 ppm), P4 (750 ppm), and P5 (1000 ppm), with three replicates for each treatment. The larvae were reared for 15 days and fed rotifers enriched according to the respective treatments. The observed parameters included absolute length growth, absolute weight growth, survival rate, rotifer protein content, and water quality. Growth and survival data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) followed by Tukey's multiple comparison test, while protein content and water quality data were analyzed descriptively. The results showed that garlic extract enrichment of rotifers had a significant effect (P



    SERVICES DESK