Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
AKHIRUL AMBIYA, STUDI VARIABILITAS ANGIN DI PERAIRAN RNUTARA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2026

Penelitian variabilitas angin di perairan utara aceh ini bertujuan untuk menganalisis pola dan karakteristik melalui studi temporal dan spasial. penelitian dilakukan dengan menggunakan data angin sekunder berupa data reanalisis era5 dengan periode waktu yang cukup panjang untuk menangkap variasi musiman dan interannual. parameter angin yang diamati meliputi kecepatan angin dan arah angin. data angin dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan analisis korelasi pearson untuk mengidentifikasi pola dominan variabilitas serta hubungannya dengan indeks indian ocean dipole (iod). data yang digunakan mencakup periode sepuluh tahun (2014–2023) untuk mendapatkan gambaran representatif dari kondisi angin di perairan utara aceh. hasil penelitian menunjukkan bahwa variabilitas angin di perairan utara aceh dipengaruhi secara signifikan oleh sistem monsun asia-australia, sementara pengaruh indian ocean dipole (iod) relatif lemah. angin di wilayah ini menunjukkan pola musiman yang jelas dengan nilai indeks variabilitas berkisar antara 0,25 – 0,68, yang lebih didominasi oleh siklus monsun dibandingkan pengaruh iod. intensitas angin tertinggi terjadi pada puncak monsun barat daya (juli–agustus) dan monsun timur–timur laut (januari–februari), sedangkan periode transisi (maret–april dan november) menunjukkan angin yang lemah, kondisi yang dapat berpengaruh signifikan terhadap kondisi oseanografi dan aktivitas perikanan di perairan utara aceh. temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman lebih baik tentang dinamika atmosfer dan laut serta dapat digunakan sebagai referensi dalam pengelolaan sumber daya perairan di era perubahan iklim.



Abstract

Research of wind variability in the waters of North Aceh aims to analyze the patterns and characteristics through temporal and spatial studies. The research was conducted using secondary wind data from the ERA5 reanalysis product over a sufficiently long time period to capture seasonal and interannual variations. The wind parameters examined include wind speed and wind direction. Wind data were analyzed using descriptive statistical methods and Pearson correlation analysis to identify dominant patterns of variability and their relationship with the Indian Ocean Dipole (IOD) index. The data used cover a ten-year period (2014–2023) to obtain a representative picture of wind conditions in the waters of North Aceh. The results demonstrate that wind variability in the waters of North Aceh is significantly influenced by the Asia-Australia monsoon system, while the influence of the Indian Ocean Dipole (IOD) is relatively weak. Winds in this region display a clear seasonal pattern with variability index values ranging between 0.25 – 0.68, which is more strongly driven by the monsoon cycle than by IOD. The highest wind intensities occur during the peak of the Southwest monsoon (July–August) and the Northeast monsoon (January–February), while the transition periods (March–April and November) show weak winds, conditions that can significantly affect oceanographic conditions and fishing activities in the waters of North Aceh. These findings are expected to contribute to a better understanding of atmospheric and oceanic dynamics and can serve as a reference for the management of marine resources in the era of climate change.



    SERVICES DESK