Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ZAHRATUL IDAMI, HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN POLA ASUH ANAK BERDASARKAN GENDER DI GAMPONG CADEK KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik,2026

Pola asuh orang tua terhadap anak laki-laki dan perempuan di masyarakat pedesaan aceh masih dipengaruhi oleh nilai-nilai patriarki, sehingga sering menimbulkan perbedaan perlakuan antara anak laki-laki dan perempuan. adapun tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan orang tua dengan pola asuh anak berdasarkan gender di gampong cadek, kecamatan baitussalam, aceh besar. penelitian ini menggunakan teori habitus dan modal kultural (cultural capital) dari pierre bourdieu, yang meliputi tiga bentuk modal kultural, yaitu embodied, objectified, dan institutionalized, untuk melihat bagaimana pendidikan membentuk kebiasaan pola asuh orang tua secara tidak sadar. pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasi di gunakan dalam penelitian. data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 84 responden orang tua di gampong cadek menggunakan teknik probability sampling, selanjutnya dianalisis dengan bantuan spss versi 31menggunakan uji regresi linear sederhana dan uji one way anova. hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua berpengaruh secara signifikan terhadap pola asuh anak berbasis gender, dengan nilai signifikansi 0,001 dan arah hubungan yang negatif, artinya semakin tinggi pendidikan orang tua, semakin kecil kecenderungan mereka membedakan perlakuan terhadap anak laki-laki dan perempuan. namun, hasil uji one way anova menunjukkan tidak terdapat perbedaan pola asuh yang signifikan antar kelompok pendidikan, yang mengindikasikan bahwa norma budaya patriarki di gampong cadek masih kuat sehingga memengaruhi pola asuh, terlepas dari tingkat pendidikan orang tua. kata kunci: pendidikan orang tua, pola asuh, gender, habitus, modal kultural 



Abstract

Parenting practices regarding boys and girls in rural Acehnese society remain influenced by patriarchal values, often resulting in differential treatment based on gender. This study aimed to examine the relationship between parents' education levels and gender-based parenting practices in Gampong Cadek, Baitussalam District, Aceh Besar. It utilized Pierre Bourdieu’s theories of habitus and cultural capital encompassing embodied, objectified, and institutionalized forms to analyze how education unconsciously shapes parental child-rearing habits. A quantitative approach employing a correlational survey method was used. Data were collected via questionnaires distributed to 84 parents in Gampong Cadek using probability sampling and subsequently analyzed using SPSS Version 31, specifically through simple linear regression and One-Way ANOVA tests. The results indicate that parents' education levels significantly influence gender-based parenting practices; a significance value of 0.001 and a negative correlation suggest that higher levels of parental education correspond to a reduced tendency to treat boys and girls differently. However, the One-Way ANOVA results revealed no significant differences in parenting practices across education groups, indicating that patriarchal cultural norms in Gampong Cadek remain strong enough to shape parenting practices regardless of the parents' education level. Keywords: Parental Education, Parenting, Gender, Habitus, Cultural Capital



    SERVICES DESK