Keberlanjutan bisnis umkm menjadi aspek penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah yang menerapkan nilai-nilai ekonomi syariah. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah, dukungan pemerintah, dan adopsi pembayaran digital terhadap keberlanjutan bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) di kota banda aceh. metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yaitu pelaku umkm di banda aceh yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji asumsi klasik menggunakan bantuan program spss. hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah, dukungan pemerintah, dan adopsi pembayaran digital berpengaruh signifikan secara simultan terhadap keberlanjutan bisnis umkm di banda aceh. secara parsial, literasi keuangan syariah dukungan pemerintah dan adopsi pembayaran digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan bisnis umkm. oleh karena itu, disarankan agar pemerintah daerah terus meningkatkan program pelatihan dan pendampingan bagi umkm, khususnya terkait penguatan literasi keuangan syariah dan pemanfaatan teknologi pembayaran digital, serta mendorong pelaku umkm untuk lebih adaptif terhadap inovasi keuangan guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. kata kunci : umkm, keberlanjutan bisnis, literasi keuangan syariah, dukungan pemerintah dan adopsi pembayaran digital.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH, DUKUNGAN PEMERINTAH DAN ADOPSI PEMBAYARAN DIGITAL TERHADAP KEBERLANJUTAN BISNIS UMKM DI BANDA ACEH. Banda Aceh FEB Ekonomi Islam,2026
Baca Juga : ANALISIS LITERASI KEUANGAN SYARIAH DAN EKSKLUSI KEUANGAN SYARIAH BERBASIS KEUANGAN DIGITAL DAN FINTECH DI ACEH (Ernanda Muliawati, 2021)
Abstract
The sustainability of MSME businesses is a crucial aspect in supporting regional economic growth, particularly in areas that implement sharia economic values. This study aims to analyze the influence of sharia financial literacy, government support, and digital payment adoption on the business sustainability of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Banda Aceh City. The research method used is a quantitative approach with an associative research type. Data were obtained by distributing questionnaires to 100 respondents, namely MSME actors in Banda Aceh, selected using a purposive sampling technique. Data analysis was performed using multiple linear regression after undergoing classical assumption tests using the SPSS program. The results show that sharia financial literacy, government support, and digital payment adoption have a significant simultaneous effect on the business sustainability of MSMEs in Banda Aceh. Partially, government-supported sharia financial literacy and digital payment adoption have a positive and significant effect on the business sustainability of MSMEs. Therefore, it is recommended that local governments continue to improve training and mentoring programs for MSMEs, particularly those related to strengthening Islamic financial literacy and utilizing digital payment technology, as well as encouraging MSMEs to be more adaptive to financial innovations to increase competitiveness and long-term business sustainability. Keywords : MSMEs, business sustainability, Islamic financial literacy, government support and adoption of digital payments.
Baca Juga : PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP KINERJA UMKM DI KOTA BANDA ACEH (LAISA MASYRATI, 2022)