Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Rani Tursina Anadi, PENDEKATAN EKOSISTEM DALAM PENGELOLAAN PERIKANAN TONGKOL DI KABUPATEN PIDIE JAYA. Banda Aceh Fakultas Pasca Sarjana,2026

Perikanan tongkol (euthynnus affinis) merupakan komoditas perikanan tangkap yang memiliki nilai ekonomi penting di kabupaten pidie jaya sehingga memerlukan pengelolaan yang berkelanjutan. penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi pengelolaan perikanan tongkol dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutannya menggunakan pendekatan ecosystem approach to fisheries management (eafm). penelitian dilaksanakan pada juni–agustus 2025 di ppi meureudu dan ppi panteraja menggunakan metode survei melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengukuran langsung. responden terdiri atas 47 nelayan dan 9 informan dari instansi terkait. analisis dilakukan pada lima domain eafm, yaitu sumber daya ikan, teknik penangkapan, habitat dan ekosistem, sosial, dan ekonomi. hasil penelitian menunjukkan nilai komposit domain sumber daya ikan 64, teknik penangkapan 73, habitat dan ekosistem 60, sosial 80, dan ekonomi 54. nilai agregat eafm sebesar 66,20 termasuk kategori baik, yang menunjukkan bahwa pengelolaan perikanan tongkol telah mendukung prinsip keberlanjutan. keberlanjutan perikanan dipengaruhi oleh kondisi sumber daya ikan, teknik penangkapan, kualitas habitat, partisipasi pemangku kepentingan, dan kondisi ekonomi nelayan. eafm, perikanan tongkol, kabupaten pidie jaya.



Abstract

Frigate tuna (Euthynnus affinis) is one of the most economically valuable capture fishery commodities in Pidie Jaya Regency, Aceh Province, Indonesia. Sustainable fisheries management is essential to ensure the balance between resource utilization, ecosystem integrity, and the livelihoods of fishing communities. This study aimed to evaluate the management status of frigate tuna fisheries and to identify the key factors influencing their dynamics and sustainability using the Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM). The research was conducted from June to August 2025 at the Meureudu and Panteraja Fish Landing Centers using a survey approach involving field observations, interviews, documentation, and direct biological measurements. A total of 47 fishers and 9 representatives from relevant institutions participated in the study. The assessment was carried out across five EAFM domains: fish resources, fishing practices, habitat and ecosystem, social, and economic. The results indicated composite scores of 64 for fish resources, 73 for fishing practices, 60 for habitat and ecosystem, 80 for the social domain, and 54 for the economic domain. The overall EAFM aggregate score was 66.20, indicating a good level of fisheries management. The sustainability of frigate tuna fisheries is primarily influenced by the condition of fish resources, fishing practices, habitat and ecosystem quality, stakeholder participation, and the socio-economic conditions of fishing households. Keywords: EAFM; frigate tuna fishery; Pidie Jaya Regency.



    SERVICES DESK