Abstrak peningkatan pemanfaatan pakan sekaligus menjaga kesehatan ikan masih menjadi tantangan utama dalam budidaya intensif ikan nila (oreochromis niloticus). fermentasi bahan pakan telah muncul sebagai strategi yang menjanjikan untuk meningkatkan ketersediaan nutrien dan meningkatkan nilai fungsional pakan ikan. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi pakan dengan anggur laut terfermentasi (caulerpa lentifera) terhadap kinerja pertumbuhan, pemanfaatan pakan, dan kelangsungan hidup benih ikan nila, serta menentukan tingkat inklusi pakan yang optimum. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan pola faktor tunggal, terdiri atas lima tingkat inklusi pakan c.lentifera terfermentasi (0; 0,5; 1,0; 1,5; dan 2,0%), masing-masing dengan empat ulangan, selama masa pemeliharaan 60 hari. kinerja pertumbuhan dinilai berdasarkan pertambahan bobot (bobot mutlak), laju pertumbuhan harian (lph), laju pertumbuhan spesifik (lps), rasio konversi pakan (fcr), dan tingkat kelangsungan hidup (sr). data dianalisis menggunakan analisis ragam satu arah (one-way anova), dilanjutkan dengan uji jarak berganda duncan (duncan's multiple range test). suplementasi pakan dengan c. lentifera terfermentasi secara signifikan meningkatkan kinerja pertumbuhan dan pemanfaatan pakan dibandingkan dengan kontrol (p < 0,05). ikan yang diberi pakan dengan kandungan 2,0% c. lentifera terfermentasi menunjukkan pertambahan bobot tertinggi (15,50 g), lph tertinggi (0,26 g/hari), dan lps tertinggi (4,39%/hari), disertai salah satu nilai fcr terendah (1,11). tingkat kelangsungan hidup tetap tinggi (85–100%) pada semua perlakuan, yang menunjukkan bahwa suplementasi pakan tidak berdampak negatif terhadap kesehatan ikan. parameter kualitas air tetap berada dalam kisaran yang direkomendasikan untuk budidaya ikan nila selama periode penelitian, yang menunjukkan bahwa respons yang teramati terutama disebabkan oleh perlakuan pakan yang diberikan. temuan penelitian ini menunjukkan bahwa caulerpa lentifera terfermentasi merupakan bahan pakan fungsional lokal yang menjanjikan dan mampu meningkatkan kinerja pertumbuhan serta pemanfaatan pakan pada benih ikan nila. berdasarkan kondisi penelitian ini, tingkat inklusi pakan sebesar 2,0% c.lentifera terfermentasi diidentifikasi sebagai tingkat optimum untuk memaksimalkan kinerja produksi dan berpotensi menjadi alternatif berkelanjutan pengganti bahan aditif pakan fungsional konvensional dalam budidaya ikan nila. kata kunci: suplementasi pakan, anggur laut terfermentasi, caulerpa lentifera, ikan nila, kinerja pertumbuhan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
POTENSI PENAMBAHAN FERMENTASI CAULERPA LENTIFERA TERHADAP PERFORMA PRODUKSI DAN KESEHATAN BENIH NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS). Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2026
Baca Juga : EFEKTIVITAS LAMA FERMENTASI AMPAS KELAPA DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) (Muslim, 2024)
Abstract
Abstract Improving feed utilization while maintaining fish health remains one of the major challenges in intensive Nile tilapia (Oreochromis niloticus) aquaculture. Fermentation of natural feed ingredients has emerged as a promising strategy to enhance nutrient bioavailability and increase the functional value of aquafeeds. This study evaluated the effects of dietary supplementation with fermented sea grapes (Caulerpa lentifera) on the growth performance, feed utilization, and survival of Nile tilapia juveniles, and determined the optimum dietary inclusion level. A completely randomized design (CRD) with a single-factor arrangement was employed, consisting of five dietary inclusion levels of fermented C. lentifera (0, 0.5, 1.0, 1.5, and 2.0%), each with four replicates, over a 60-day feeding trial. Growth performance was assessed based on weight gain (WG), daily growth rate (DGR), specific growth rate (SGR), feed conversion ratio (FCR), and survival rate (SR). Data were analyzed using one-way analysis of variance (ANOVA), followed by Duncan's multiple range test. Dietary supplementation with fermented C. lentifera significantly improved growth performance and feed utilization compared with the control (P < 0.05). Fish fed the diet containing 2.0% fermented C. lentifera exhibited the highest weight gain (15.50 g), DGR (0.26 g day⁻¹), and SGR (4.39 % day⁻¹), together with one of the lowest FCR values (1.11). Survival remained high (85–100%) across all treatments, indicating that dietary supplementation did not adversely affect fish health. Water quality parameters remained within the recommended range for Nile tilapia culture throughout the experimental period, suggesting that the observed responses were primarily attributable to the dietary treatments. The present findings demonstrate that fermented Caulerpa lentifera is a promising locally available functional feed ingredient capable of improving growth performance and feed utilization in Nile tilapia juveniles. Under the conditions of the present study, a dietary inclusion level of 2.0% fermented C. lentifera was identified as the optimum level for maximizing production performance and may represent a sustainable alternative to conventional functional feed additives in Nile tilapia aquaculture. Keywords: Feed supplementation, Fermented sea grapes, Caulerpa lentifera, Nile tilapia, Growth performance
Baca Juga : PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI DMSO TERHADAP KUALITAS SPERMA IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) PASCA KRIOPRESERVASI (Siti Rukniza, 2024)