Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
RIZKA FARDIYA, EVALUASI KINERJA SISTEM DRAINASE PERKOTAAN DI ZONA 8 KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN EPA SWMM 5.2. Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Sipil,2026

Genangan perkotaan di zona 8 kecamatan syiah kuala, kota banda aceh, dipengaruhi oleh menurunnya kondisi fisik saluran dan meningkatnya limpasan permukaan, sehingga diperlukan evaluasi kinerja sistem drainase sebagai satu jaringan yang saling terhubung. penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi fisik saluran primer, sekunder, dan tersier serta mengevaluasi kinerja sistem drainase pada kondisi normal dan eksisting menggunakan epa swmm 5.2. metode yang digunakan meliputi survei lapangan pada 102 segmen saluran, analisis hujan rencana dari data hujan maksimum tahunan 2015–2025, penyusunan hyetograph dengan alternating block method, simulasi kala ulang 2, 5, dan 10 tahun, serta kalibrasi, verifikasi, dan validasi model. model dibangun dengan 46 subcatchment, 70 junction, 102 conduit, 1 outfall, dan 1 rain gage, serta menunjukkan continuity error sebesar -0,016%. hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan fisik didominasi oleh pengurangan dimensi penampang, yaitu 63,64% pada saluran primer, 78,05% pada saluran sekunder, dan 80,00% pada saluran tersier. pada kondisi eksisting, jumlah segmen kritis meningkat dari 6 segmen pada kala ulang 2 tahun menjadi 25 segmen pada kala ulang 5 tahun dan 31 segmen pada kala ulang 10 tahun. model tervalidasi cukup baik dengan rata-rata selisih 0,045 m. penelitian ini menyimpulkan bahwa saluran sekunder dan terutama tersier menjadi prioritas penanganan melalui pemeliharaan dan peningkatan kapasitas. kata kunci: drainase perkotaan, epa swmm 5.2, kondisi fisik saluran, kala ulang hujan, zona 8 banda aceh



Abstract

Urban inundation in Zone 8 of Syiah Kuala District, Banda Aceh, is related to declining channel conditions and increasing surface runoff, making drainage performance evaluation necessary. This study aimed to identify the physical condition of primary, secondary, and tertiary drains and to evaluate the performance of the drainage system under normal and existing conditions using EPA SWMM 5.2. The methods comprised field surveys on 102 channel segments, frequency analysis of annual maximum rainfall data for 2015–2025, development of hyetographs using the Alternating Block Method, and simulations for 2-, 5-, and 10-year return periods, followed by model calibration, verification, and validation. The model consisted of 46 subcatchments, 70 junctions, 102 conduits, one outfall, and one rain gage, with a continuity error of -0.016%. The results showed that physical deterioration was dominated by reduced channel cross-sections, affecting 63.64% of primary drains, 78.05% of secondary drains, and 80.00% of tertiary drains. Under existing conditions, the number of critical segments increased from 6 at the 2-year return period to 25 at 5 years and 31 at 10 years. The model produced a mean validation difference of 0.045 m, indicating adequate agreement and supporting maintenance and capacity improvement priorities, particularly for secondary and tertiary drains. Keywords: urban drainage, EPA SWMM 5.2, channel physical condition, return period, Banda Aceh

Baca Juga : POLA SPASIAL PERKOTAAN KOTA BANDA ACEH (Amir Murtadha, 2023)



    SERVICES DESK