Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Pratama Bagas Ramadhansyah, STRATEGI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL ACEH BESAR TERHADAP PERCEPATAN TARGET PENGGUNA APLIKASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL. Banda Aceh ,

Identitas kependudukan digital (ikd) merupakan salah satu inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang dikembangkan pemerintah sebagai upaya mewujudkan transformasi pelayanan publik berbasis digital. kementerian dalam negeri menetapkan target aktivasi ikd sebesar 30% dari jumlah penduduk wajib ktp di setiap kabupaten/kota. namun, capaian aktivasi ikd di kabupaten aceh besar baru mencapai 7,61%, sehingga target tersebut belum terpenuhi. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten aceh besar dalam percepatan target pengguna identitas kependudukan digital (ikd) serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. penelitian ini menggunakan teori manajemen strategi fred r. david yang meliputi perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan strategi dilakukan melalui pemetaan dan identifikasi kendala lapangan. implementasi strategi diwujudkan melalui sosialisasi (langsung ke desa maupun media sosial), program jemput bola (menyasar asn, sekolah, dan perguruan tinggi), serta optimalisasi pelayanan keliling. evaluasi strategi dilakukan melalui pemantauan perkembangan jumlah aktivasi ikd, pengukuran capaian program, dan perbaikan strategi berdasarkan hasil evaluasi. adapun hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap ikd, keterbatasan anggaran dan sdm, belum meratanya akses jaringan internet, keterbatasan perangkat yang dimiliki masyarakat, serta belum optimalnya kerja sama dengan instansi lain. oleh karena itu, diperlukan penguatan sosialisasi, peningkatan kolaborasi antar lembaga, serta dukungan sumber daya dan infrastruktur untuk mengoptimalkan percepatan penggunaan ikd di kabupaten aceh besar.



Abstract

The Digital Population Identity (IKD) is one of the innovations in population administration services developed by the government as part of its efforts to achieve a digital-based transformation of public services. The Ministry of Home Affairs has set a target for IKD activation at 30% of the total population required to hold an ID card in each regency/city. However, as of January 2025, the IKD activation rate in Aceh Besar Regency had only reached 7.61%, meaning the target has not yet been met. This study aims to analyze the strategies employed by the Aceh Besar Regency Population and Civil Registration Office to accelerate the adoption of the Digital Population Identity (IKD) and to identify the obstacles encountered in its implementation. This study employs Fred R. David’s strategic management theory, which encompasses strategy formulation, strategy implementation, and strategy evaluation. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that strategy formulation was carried out through mapping and identifying on-the-ground obstacles. Strategy implementation was realized through public outreach (both directly in villages and via social media), proactive outreach programs (targeting civil servants, schools, and universities), and the optimization of mobile services. Strategy evaluation was conducted by monitoring the growth in the number of IKD activations, measuring program achievements, and refining the strategy based on the results.



    SERVICES DESK