Abstrak perubahan iklim yang terjadi saat ini menjadi salah satu isu global yang banyak dibicarakan diberbagai kalangan, untuk menghadapi permasalahan perubahan iklim yang terjadi, pemerintah indonesia meluncurkan sebuah program yang bernama program kampung iklim (proklim) yang mengacu pada peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan nomor p.84/menlhk- setjen/kum.i/ii/2016, pemerintah gampong peunyerat turut berperan aktif dalam pelaksanaan program kampung iklim (proklim) yang diselenggarakan oleh kementerian lingkungan hidup dan kehutanan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program kampung iklim (proklim) dan apa saja dampaknya terhadap masyarakat di gampong peunyerat kecamatan banda raya kota banda aceh. penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan van meter dan van horn yang meliputi standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi, karakteristik agen pelaksana/struktur birokrasi, kondisi sosial, politik dan ekonomi, serta disposisi implementor. metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program kampung iklim di gampong peunyerat telah berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan kementrian lingkungan hidup dan kehutanan. keberhasilan implementasi didukung oleh komunikasi dan koordinasi yang efektif antara dlhk3 kota banda aceh, pemerintah gampong, tim pengelola, dan masyarakat. ketersediaan sumber daya berupa dukungan anggaran, pembinaan, pelatihan, monitoring, dan evaluasi turut memperkuat pelaksanaan program. partisipasi masyarakat mengalami peningkatan melalui berbagai kegiatan seperti pengelolaan sampah berbasis masyarakat, penghijauan, gotong royong, pembangunan sumur resapan, konservasi air, serta sosialisasi dan edukasi mengenai perubahan iklim. dampak implementasi program kampung iklim terlihat dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, berkurangnya kebiasaan membakar sampah dan membuang sampah ke sungai, meningkatnya penghijauan, berkurangnya genangan air di beberapa lokasi, serta terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. temuan penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah, tim pengelola, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan keberhasilan implementasi program kampung iklim di gampong peunyerat. kata kunci: implementasi; proklim; lingkungan; pengelolaan; gampong peunyerat
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG IKLIM DI GAMPONG PEUNYERAT DALAM MENJAMIN KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Ilmu Pemerintahan,2026
Baca Juga : GAMBARAN PERSEPSI MASYARAKAT GAMPONG ALUE DEAH TEUNGOH KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH TENTANG RISIKO KESEHATAN AKIBAT DAMPAK PERUBAHAN IKLIM (Cut Intan Agustia, 2022)
Abstract
ABSTRACT Climate change is currently one of the global issues that are much discussed in various circles, to deal with climate change problems that occur, the Indonesian government launched a program called climate Village Program (ProKlim) which refers to the regulation of the Minister of Environment and Forestry number P.84/MenLHK-Setjen / KUM.I / II / 2016, the Government of Peunyerat Village took an active role in the implementation of the climate Village Program (ProKlim) organized by the Ministry of Environment and Forestry. This study aims to determine the implementation of the climate Village Program (ProKlim) and what are the impacts on the community in Peunyerat Village District of Banda Raya City of Banda Aceh. This research uses Van Meter and Van Horn policy implementation theory which includes policy standards and objectives, resources, communication between organizations, characteristics of implementing agents/bureaucratic structures, social, political and economic conditions, and implementor disposition. The method used is descriptive qualitative research. The results showed that the implementation of the climate Village Program in Peunyerat Village has been running well in accordance with the regulations of the Ministry of Environment and forestry. The successful implementation is supported by effective communication and coordination between DLHK3 Kota Banda Aceh, the village government, the management team, and the community. The availability of resources in the form of budget support, coaching, training, monitoring, and evaluation also strengthens the implementation of the program. Community participation has increased through various activities such as community-based Waste Management, reforestation, mutual assistance, infiltration pond construction, water conservation, and socialization and education on climate change. The impact of the implementation of the climate Village Program can be seen from increasing public awareness in maintaining environmental cleanliness, changes in community behavior in waste management, reducing the habit of burning garbage and throwing garbage into rivers, increasing greenery, reducing waterlogging in some locations, and creating a cleaner, healthier, and sustainable environment. The findings of the study indicate that the synergy between the government, the management team, and the community is a major factor in realizing the successful implementation of the climate Village Program in Peunyerat Village . Keywords: Implementation; ProKlim; Environment; Management; Peunyerat Village
Baca Juga : UPAYA TOKOH MASYARAKAT GAMPONG BEURAWE KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH DALAM PENERAPAN SYARIAT ISLAM (Indah Tryana, 2026)