Desentralisasi fiskal menuntut pemerintah daerah untuk meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah. namun, tingkat kemandirian fiskal di indonesia masih menunjukkan ketergantungan yang relatif tinggi terhadap transfer dari pemerintah pusat. penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh upaya pajak dan investasi daerah terhadap kemandirian fiskal dengan ruang fiskal sebagai variabel mediasi. penelitian menggunakan data panel 34 provinsi di indonesia periode 2019–2024 yang dianalisis menggunakan regresi data panel dengan fixed effect model (fem). hasil estimasi model i menunjukkan bahwa upaya pajak dan investasi daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian fiskal daerah. model ii menunjukkan bahwa upaya pajak dan investasi daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap ruang fiskal. model iii menunjukkan bahwa ruang fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian fiskal daerah. model iv menunjukkan bahwa upaya pajak, investasi daerah dan ruang fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian fiskal daerah. hasil uji sobel menunjukkan bahwa ruang fiskal mampu memediasi secara signifikan pengaruh upaya pajak dan investasi daerah terhadap kemandirian fiskal. temuan penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan efektivitas pemungutan pajak, penguatan investasi daerah, dan pengelolaan ruang fiskal secara optimal merupakan strategi penting dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah di indonesia. kata kunci: kemandirian fiskal, upaya pajak, investasi daerah, ruang fiskal, data panel
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENINGKATAN KEMANDIRIAN FISKAL DAERAH MELALUI UPAYA PAJAK (TAX EFFORT) DAN INVESTASI DAERAH DENGAN PEMANFAATAN RUANG FISKAL SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI INDONESIA. Banda Aceh Program Study Magister Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah,2026
Baca Juga : ANALISIS TAX EFFORT PADA PAJAK DAERAH KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA (Riyath Iskandar, 2022)
Abstract
Fiscal decentralization requires local governments to strengthen their fiscal independence by optimizing local revenue sources. However, the level of fiscal independence across Indonesian provinces remains relatively low due to the high dependence on transfers from the central government. This study aims to examine the effect of tax effort and regional investment on fiscal independence, with fiscal space serving as a mediating variable. The study employs panel data from 34 provinces in Indonesia covering the period of 2019–2024. Panel data regression analysis was applied using the Fixed Effect Model (FEM). The estimation results of Model I indicate that tax effort and regional investment have a positive and significant effect on regional fiscal independence. Model II shows that tax effort and regional investment have a positive and significant effect on fiscal space. Model III reveals that fiscal space has a positive and significant effect on regional fiscal independence. Model IV demonstrates that tax effort, regional investment and fiscal space positive and significant determinants of fiscal independence. Furthermore, the Sobel test confirms that fiscal space significantly mediates the relationship between tax effort and regional investment and fiscal independence. These findings suggest that strengthening tax collection efforts, promoting regional investment, and optimizing fiscal space are essential strategies for enhancing regional fiscal independence in Indonesia. Keywords: fiscal independence, tax effort, regional investment, fiscal space, Panel Data
Baca Juga : DETERMINAN KEBERLANJUTAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA (Syifa Putri Khairani, 2026)