Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spasial konsentrasi total suspended solid (tss) di perairan laut banda aceh menggunakan citra satelit sentinel-2 berdasarkan algoritma laili (2015) dan jaelani (2016), serta mengevaluasi tingkat kesesuaiannya terhadap data pengukuran in-situ. data citra sentinel-2 tahun 2025 dikelompokkan menjadi musim timur laut (desember-februari) dan musim barat daya (mei-september), sedangkan data tss in-situ diperoleh dari 13 stasiun pengamatan di perairan lampulo pada bulan september 2025 menggunakan metode gravimetri mengacu pada sni 6989.3:2019. hasil penelitian menunjukkan bahwa pola distribusi tss pada kedua musim relatif sama, yaitu konsentrasi tertinggi berada di sekitar muara sungai dan kawasan pelabuhan lampulo, kemudian menurun ke arah laut lepas. algoritma jaelani menghasilkan rentang nilai tss yang lebih luas dan bervariasi (7,43-35,54 mg/l pada musim timur laut dan 9,7-25,6 mg/l pada musim barat daya) dibandingkan algoritma laili yang cenderung lebih homogen (17,1-31,2 mg/l dan 17,15-23,12 mg/l). hasil validasi terhadap data in-situ menunjukkan bahwa algoritma jaelani (2016) memiliki tingkat kesesuaian yang lebih baik dibandingkan algoritma laili (2015), yang cenderung mengalami overestimate pada perairan dengan konsentrasi tss rendah. perbedaan hasil estimasi dengan data lapangan dipengaruhi oleh resolusi spasial citra sentinel-2, perbedaan waktu akuisisi data, serta dinamika kondisi perairan. dengan demikian, algoritma jaelani dinilai lebih sesuai digunakan untuk pemetaan distribusi spasial tss di perairan banda aceh. kata kunci: total suspended solid, sentinel-2, algoritma laili, algoritma jaelani, banda aceh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
DISTRIBUSI SPASIAL SEDIMEN PERMUKAAN DI PERAIRAN LAUT BANDA ACEH MENGGUNAKAN CITRA SATELIT MULTISPEKTRAL. Banda Aceh Fakultas Kelautan,2026
Baca Juga : ANALISIS POTENSI IKAN DI WILAYAH PERAIRAN LAUT SIMEULUE MENGGUNAKAN SATELIT TERRA MODIS DAN AQUA MODIS (Az-Zalzilia Sari, 2026)
Abstract
This study aims to analyze the spatial distribution of total suspended solid (TSS) concentration in the coastal waters of Banda Aceh using Sentinel-2 satellite imagery based on the Laili (2015) and Jaelani (2016) algorithms, and to evaluate their level of agreement with in-situ measurement data. Sentinel-2 imagery from 2025 was grouped into the northeast monsoon (December-February) and southwest monsoon (MaySeptember) periods, while in-situ TSS data were obtained from 13 observation stations in the Lampulo waters in September 2025 using the gravimetric method referring to SNI 6989.3:2019. The results show that the TSS distribution pattern is relatively similar in both seasons, with the highest concentrations found around river estuaries and the Lampulo Port area, decreasing toward the open sea. The Jaelani algorithm produced a wider and more variable range of TSS values (7.43-35.54 mg/L in the northeast monsoon and 9.7-25.6 mg/L in the southwest monsoon) compared to the Laili algorithm, which tended to be more homogeneous (17.1-31.2 mg/L and 17.1523.12 mg/L). Validation against the in-situ data indicated that the Jaelani (2016) algorithm had better agreement with field data than the Laili (2015) algorithm, which tended to overestimate TSS in waters with low sediment concentrations. Differences between the estimated and field values were influenced by the spatial resolution of Sentinel-2 imagery, differences in data acquisition timing, and the dynamic conditions of the waters. Overall, the Jaelani algorithm was found to be more suitable for mapping the spatial distribution of TSS in Banda Aceh waters. Keywords: Total suspended solid, Sentinel-2, Laili algorithm, Jaelani algorithm, Banda Aceh