Kemampuan akademik siswa merupakan ukuran pemahaman siswa terhadap suatu konten pengetahuan. literatur menunjukkan bahwa kemampuan akademik siswa tidak hanya ditentukan oleh faktor internal, seperti motivasi akademik dan kecerdasan emosional, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal, khususnya guru dan teman sebaya. penelitian terdahulu mengenai kemampuan akademik siswa dan faktor-faktor yang memengaruhinya masih didominasi oleh pendekatan statis, sehingga belum menggambarkan dinamika perubahan kemampuan akademik sebagai sistem dinamis. oleh karena itu, dalam penelitian ini dikembangkan sebuah model matematika berbasis kompartemen yang digunakan untuk menggambarkan dinamika kemampuan akademik sebagai pengaruh dari faktor-faktor dominan yang memengaruhinya. pada pemodelan ini siswa dibagi ke dalam tiga kompartemen yaitu kompartemen basic (siswa berkemampuan akademik rendah), proficient (siswa berkemampuan akademik menengah) dan advanced (siswa berkemampuan akademik tinggi). parameter dalam pemodelan diambil dari data lapangan dan literatur. sampel penelitian adalah 380 siswa yang berasal dari sman 1 banda aceh dan sman 15 adidarma banda aceh. simulasi model dilakukan dengan bantuan matlab untuk menganalisis perubahan kemampuan akademik siswa dari waktu ke waktu. hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan proporsi siswa berkemampuan akademik rendah paling signifikan terjadi pada kondisi motivasi akademik dan kecerdasan emosional siswa berada pada kategori tinggi, didukung dengan guru yang berpengalaman, serta interaksi positif antar siswa. sebaliknya, peningkatan proporsi siswa berkemampuan akademik rendah paling tajam terjadi pada kondisi motivasi akademik dan kecerdasan emosional siswa berada pada kategori rendah, guru yang kurang berpengalaman, dan interaksi yang negatif antarteman sebaya. hasil penelitian ini mengimplikasikan perlunya upaya-upaya dari berbagai pihak untuk meningkatkan motivasi akademik dan kecerdasan emosional siswa, mengembangkan potensi guru, serta meningkatkan interaksi positif antarsiswa. di samping itu, penelitian ini juga mengedepankan peran pemodelan matematika, khususnya pemodelan kompartemen, dalam menganalisis permasalah pendidikan seperti kemampuan akademik siswa. kata kunci: pemodelan kompartemen, interaksi teman sebaya, motivasi akademik, kecerdasan emosional, guru.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
DISSERTATION
MODEL MATEMATIKA KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA SMA KOTA BANDA ACEH.. Banda Aceh Mipa-Pascasarjana,2026
Baca Juga : KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI STRATEGI THINK ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING BERBANTUAN GEOGEBRA DI KELAS VIII MTSN 4 BANDA ACEH (PUTRI ADI LESTARI, 2018)
Abstract
Students' academic achievement is a measure of their understanding of a particular body of knowledge. Literature indicates that students’ academic achievement is determined not only by internal factors, such as academic motivation and emotional intelligence, but also by external factors, particularly teachers and peers. Previous studies on students’ academic achievement and the factors influencing it have largely been dominated by static approaches, which have not yet captured the dynamic changes in academic achievement. Therefore, this study develops a compartment-based mathematical model to describe the dynamics of academic achievement as influenced by key factors. In this model, students are divided into three compartments: the Basic compartment (students with low academic achievement), the Proficient compartment (students with moderate academic achievement), and the Advanced compartment (students with high academic achievement). The parameters used in the model were obtained from field data and literatures. The research sample consisted of 380 students from SMAN 1 Banda Aceh and SMAN 15 Adidarma Banda Aceh. Model simulations were conducted using MATLAB to analyze the changes in students’ academic achievement over time. The findings of the study show that the most significant decrease in the proportion of low achievers occurs when academic motivation and emotional intelligence are high, supported by experienced teachers and positive peer interactions. Conversely, the sharpest increase in the proportion of low achievers occures under conditions of low academic motivation and emotional intelligence, less experienced teachers, and negative peer interactions. These findings highligt the need for concerted efforts by stake holders to boost students' academic motivation, emotional intelligence, teacher potential, dan foster positive peer interactions. In addition, this study highlights the role of mathematical modeling, especially compartmental modeling, in analyzing educational problems such as students’ academic achievement. Keywords: Compartmental modeling, peer interactions, academic motivation, emotional intelligence, teacher.
Baca Juga : KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI KELAS VII SMPN 18 BANDA ACEH (An-Nisa Nur Azmi, 2025)