Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
WANDA SUSILAWATI, KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA DALAM MENDISKUSIKAN KESEHATAN SEKSUAL DI TENGAH NORMA SYARIAH. Banda Aceh ,2026

Meningkatnya perilaku seksual berisiko dan kasus pelecehan seksual di kalangan remaja akhir khususnya mahasiswa berbanding terbalik dengan kuatnya penerapan norma syariah di aceh. kondisi ini menyebabkan pembahasan mengenai kesehatan seksual sering dianggap sensitif sehingga mahasiswa cenderung mencari ruang komunikasi yang lebih aman melalui komunikasi interpersonal. penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi interpersonal mahasiswa universitas syiah kuala dalam mendiskusikan kesehatan seksual di tengah norma syariah. penelitian menggunakan teori self-disclosure sidney jourard yang diperdalam melalui dimensi dan faktor pengungkapan diri menurut joseph a. devito. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. informan dipilih dengan teknik purposive sampling melalui screening survei digital dan diperoleh empat mahasiswa aktif universitas syiah kuala yang memiliki hubungan persahabatan dekat. data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model interaktif miles dan huberman. hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal menjadi ruang yang aman bagi mahasiswa untuk mendiskusikan kesehatan seksual. pemahaman mahasiswa masih didominasi aspek biologis dibandingkan aspek relasional. pengungkapan diri memenuhi dimensi kesengajaan, informasi privat, dan kedalaman, sedangkan faktor pendengar dan budaya menjadi faktor yang paling memengaruhi keterbukaan mahasiswa. norma syariah tidak menghambat diskusi mahasiswa mengenai kesehatan seksual, tetapi menggeser ruang diskusi formal menuju komunikasi interpersonal melalui pemilihan teman yang dipercaya, setara, suportif dan bebas dari penghakiman sosial juga memilih ruang yang privat, dan komunikasi yang lebih berhati-hati. dengan demikian, komunikasi interpersonal berperan sebagai media yang memungkinkan mahasiswa bertukar informasi, memperoleh dukungan, dan mendiskusikan kesehatan seksual tanpa mengabaikan norma syariah yang berlaku. kata kunci: komunikasi interpersonal, self-disclosure, kesehatan seksual, mahasiswa, norma syariah.



Abstract

The increase in risky sexual behavior and cases of sexual harassment among late adolescents, especially students, is inversely proportional to the strong implementation of sharia norms in Aceh. This condition causes the discussion about sexual health to be often considered sensitive so that students tend to find a safer communication space through interpersonal communication. This research aims to analyze the interpersonal communication of Syiah Kuala University students in discussing sexual health in the midst of sharia norms. The research uses Sidney Jourard's Self-Disclosure Theory which is deepened through the dimensions and factors of self-disclosure according to Joseph A. DeVito. This research uses a descriptive qualitative approach. The informant was selected with the purposive sampling technique through a digital survey screening and obtained by four active students of Syiah Kuala University who had a close friendly relationship. Data was collected through semi-structured in-depth interviews and analyzed using the Miles and Huberman interactive model. Research results show that interpersonal communication becomes a safe space for students to discuss sexual health. Student understanding is still dominated by biological aspects compared to relational aspects. Self-disclosure fulfills the dimensions of ambition, private information, and depth, while the listening and cultural factors are the factors that most affect the openness of students. Sharia norms do not hinder student discussions about sexual health, but shift the formal discussion space towards interpersonal communication through the selection of trusted, equal, supportive and free from social judgment also choosing a private space, and more careful communication. Thus, interpersonal communication acts as a medium that allows students to exchange information, gain support, and discuss sexual health without ignoring the applicable sharia norms. Keywords: Interpersonal Communication, Self-Disclosure, Sexual Health, Students, Sharia Norms.



    SERVICES DESK