Cadangan karbon organik tanah dan serasah dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya pembukaan lahan, pengupasan lapisan tanah, jenis tanaman dan kualitas lahan. kegiatan pertambangan berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan, terutama karena adanya pembukaan lahan yang akhirnya akan menurunkan kemampuan tanah dan tanaman dalam menyerap dan menyimpan karbon. pt mifa bersaudara adalah salah satu perusahaan pertambangan batubara yang beroperasi di indonesia dan berada di kabupaten aceh barat provinsi aceh. dalam kegiatan operasionalnya, pt mifa bersaudara melaksanakan reklamasi pada lahan bekas tambang yang telah selesai digunakan untuk aktivitas penambangan. reklamasi dilakukan sebagai upaya memulihkan kondisi lahan agar mendekati kondisi hutan alami, mengurangi potensi erosi, serta meningkatkan kualitas lingkungan. selain berberan dalam pemulihan ekosistem, kawasan reklamasi juga memiliki fungsi penting sebagai penyerap dan penyimpan karbon di atas permukaan tanah. oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya cadangan dan serapan karbon organik tanah dan serasah pada area reklamasi pt mifa bersaudara. metode yang digunakan adalah metode purposive sampling. penentuan titik sampel menggunakan metode puposive sampling, pengambilan sampel ditentukan oleh keinginan peneliti yang sudah dipertimbangkan sesuai dengan kondisi lapangan. pengambilan sampel tanah dilakukan dengan menggunakan sedimen core dengan kedalaman 0-30 cm, pengambilan sampel tanah utuh menggunakan ring soil sampler. selanjutnya dilakukan analisis kandungan c-organik, sampel tanah dan serasah dianalisis di laboratorium teknologi hasil hutan dan laboratorium anorganik. lokasi penelitian terletak di area reklamasi pt mifa bersaudara kecamatan meureubo kabupaten aceh barat dengan luas 31,52 ha, intensitas sampling 3%, dan sampel sebanyak 24 petak ukur. hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cadangan karbon besarnya cadangan karbon organik tanah yang tersimpan pada area reklamasi pt mifa bersaudara tahun 2017 adalah 0,97% atau 28,92 ton/ha per luasan kawasan. tahun 2018 adalah 0,96% atau 30,15 ton/ha. besarnya simpanan karbon tanah yang tersimpan pada area reklamasi tahun 2017 adalah 35,52 ton/ha per luas kawasan, pada area reklamasi tahun 2018 adalah 52,20 ton/ha per luas kawasan. besarnya biomassa karbon serasah yang tersimpan pada area reklamasi pt mifa bersaudara tahun 2017 adalah 204,33 g/m2 atau 2,04 ton per luas kawasan, tahun 2018 sebesar 238,03 g/m2 atau 2,38 ton per luas kawasan. besarnya simpanan karbon serasah tahun 2017 adalah 2.043 ton/ha dan 2018 adalah 2.380 ton/ha. besarnya cadangan karbon serasah pada area reklamasi pt mifa bersaudara tahun 2017 adalah 0,9604 ton/ha dan 2018 sebesar 1,1187 ton/ha.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENDUGAAN CADANGAN KARBON ORGANIK TANAH DAN SERASAH PADA LAHAN REKLAMASI TAMBANG BATUBARA DI PT MIFA BERSAUDARA. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2026
Baca Juga : EVALUASI TINGKAT KEBERHASILAN REVEGETASI MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-2 DAN NILAI NDVI PADA LAHAN BEKAS PENAMBANGAN DI PT MIFA BERSAUDARA, MEULABOH, ACEH BARAT. (M RIFQI HAIKAL, 2024)
Abstract
Soil and litter organic carbon stocks are influenced by several factors, including land clearing, soil stripping, plant species, and soil quality. Mining activities have the potential to cause various negative environmental impacts, primarily due to land clearing, which ultimately reduces the ability of soil and plants to absorb and store carbon. PT Mifa Bersaudara is a coal mining company operating in Indonesia, located in West Aceh Regency, Aceh Province. As part of its operations, PT Mifa Bersaudara carries out reclamation on former mining sites that are no longer used for mining activities. Reclamation is conducted to restore the land to a state close to that of a natural forest, reduce the potential for erosion, and improve environmental quality. In addition to playing a role in ecosystem restoration, the reclamation area also serves an important function as a carbon sink and store above ground. Therefore, this study aims to analyze the magnitude of organic carbon reserves and uptake in soil and litter within the PT Mifa Bersaudara reclamation area. The method used was purposive sampling. Sampling points were determined using purposive sampling; the selection of samples was based on the researcher’s judgment, taking into account field conditions. Soil samples were collected using sediment cores at depths of 0–30 cm, while undisturbed soil samples were collected using a ring soil sampler. Subsequently, organic carbon content analysis was performed; soil and litter samples were analyzed at the Forest Product Technology Laboratory and the Inorganic Laboratory. The study site was located in the reclamation area of PT Mifa Bersaudara in Meureubo Subdistrict, West Aceh Regency, covering an area of 31.52 ha, with a sampling intensity of 3% and a total of 24 sample plots. The results showed that the amount of organic carbon stored in the soil of the PT Mifa Bersaudara reclamation area in 2017 was 0.97% or 28.92 metric tons per hectare. In 2018, it was 0.96% or 30.15 metric tons per hectare. The amount of soil carbon stored in the 2017 reclamation area was 35.52 metric tons per hectare, while in the 2018 reclamation area, it was 52.20 metric tons per hectare. The amount of litter carbon biomass stored in the PT Mifa Bersaudara reclamation areas in 2017 was 204.33 g/m² or 2.04 metric tons per area, and in 2018 it was 238.03 g/m² or 2.38 metric tons per area. The amount of litter carbon stock in 2017 was 2,043 metric tons per hectare, and in 2018 it was 2,380 metric tons per hectare. The amount of litter carbon stock in the reclamation area of PT Mifa Bersaudara was 0.9604 metric tons per hectare in 2017 and 1.1187 metric tons per hectare in 2018.
Baca Juga : EVALUASI PENANAMAN POHON SEUMANTOK (SHOREA MACROPTERA) UNTUK KONSERVASI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA PT MIFA BERSAUDARA (Fachrur Razi, 2025)