Abstrak pemanfaatan seni tradisional sebagai media edukasi kebencanaan berbasis kearifan lokal masih belum banyak dikembangkan, termasuk pada kesenian tari guel sebagai warisan budaya masyarakat gayo di kabupaten aceh tengah. penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai pesan kebencanaan yang terkandung dalam tari guel serta merumuskan strategi penguatannya sebagai media edukasi masyarakat. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan interpretatif. data diperoleh melalui focus group discussion (fgd), wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. analisis data menggunakan model interaktif miles dan huberman yang diperdalam dengan analisis semiotika roland barthes untuk menginterpretasikan makna simbolik tari guel dalam perspektif edukasi kebencanaan. hasil penelitian menunjukkan bahwa tari guel mengandung nilai-nilai kebencanaan yang tercermin dalam gerak, syair, filosofi, dan simbol budaya, meliputi hubungan harmonis manusia dengan alam, pengetahuan lokal masyarakat gayo, nilai budaya berupa tertib, setia, amanah, dan cerdik, serta kepedulian terhadap lingkungan dan solidaritas sosial. penelitian ini juga menghasilkan empat strategi penguatan, yaitu rekonstruksi makna gerak, penguatan syair, integrasi tari guel dalam pendidikan kebencanaan, dan kolaborasi lintas sektor. penelitian ini menyimpulkan bahwa tari guel berpotensi menjadi media edukasi kebencanaan berbasis budaya lokal tanpa mengubah pakemnya, sehingga dapat mendukung pelestarian budaya sekaligus pengurangan risiko bencana di kabupaten aceh tengah. kata kunci: tari guel, kearifan lokal, edukasi kebencanaan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGUATAN NILAI-NILAI PESAN KEBENCANAAN DARIRNKESENIAN TARI GUEL DI KABUPATEN ACEH TENGAH. Banda Aceh Fakultas Magister Ilmu Kebencanaan,2026
Baca Juga : MAKNA TARI GUEL DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT GAYO (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH) (Nikmah Kampalia, 2016)
Abstract
ABSTRACT The utilization of traditional arts as a medium for disaster education based on local wisdom remains relatively underdeveloped, including Tari Guel, a cultural heritage of the Gayo community in Central Aceh Regency, Indonesia. This study aims to analyze the disaster-related values embedded in Tari Guel and to formulate strategies for strengthening its role as a medium for community disaster education. The research employed a descriptive qualitative approach with an interpretive perspective. Data were collected through Focus Group Discussions (FGDs), interviews, direct observations, and document analysis. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, complemented by Roland Barthes' semiotic analysis to interpret the symbolic meanings of Tari Guel from the perspective of disaster education. The findings reveal that Tari Guel embodies disaster-related values reflected in its movements, lyrics, philosophy, and cultural symbols. These values include the harmonious relationship between humans and nature, the indigenous knowledge of the Gayo community, cultural values such as discipline, loyalty, trustworthiness, and wisdom, as well as environmental stewardship and social solidarity. The study also proposes four strategies to strengthen the disaster education values of Tari Guel: reconstructing the meanings of its movements, reinforcing its lyrical content, integrating Tari Guel into disaster education programs, and promoting cross-sector collaboration. This study concludes that Tari Guel has significant potential to serve as a culturally based disaster education medium without altering its traditional authenticity, thereby contributing to both cultural preservation and disaster risk reduction efforts in Central Aceh Regency. Keywords: Tari Guel, local wisdom, disaster education
Baca Juga : ANALISIS STRUKTUR GERAK TARI MUNALO DI SANGGAR PEGAYON KABUPATEN ACEH TENGAH (Mila Andini, 2025)