Banjir rob merupakan bencana pesisir yang terjadi akibat pasang air laut sehingga menyebabkan genangan pada wilayah daratan. wilayah pesisir kecamatan samatiga, kabupaten aceh barat merupakan salah satu kawasan yang berpotensi mengalami banjir rob akibat karakteristik fisik wilayahnya. penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis tingkat potensi banjir rob di wilayah pesisir kecamatan samatiga menggunakan analisis spasial berbasis sistem informasi geografis (sig). metode yang digunakan adalah weighted overlay melalui proses skoring dan pembobotan enam parameter, yaitu elevasi, pasang surut, jarak dari pantai, kemiringan lereng, tekstur tanah, dan jarak dari sungai. hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi banjir rob di wilayah pesisir kecamatan samatiga terbagi menjadi lima kelas, yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. kelas potensi banjir rob sedang mendominasi wilayah penelitian dengan luas 1.462,05 ha (48,87%), diikuti kelas tinggi seluas 1.088,64 ha (36,39%), kelas sangat tinggi seluas 432,97 ha (14,47%), kelas sangat rendah seluas 5,56 ha (0,19%), dan kelas rendah seluas 2,45 ha (0,08%). kawasan dengan potensi banjir rob tinggi hingga sangat tinggi mencakup 1.521,61 ha (50,86%) dari total wilayah pesisir dan umumnya tersebar di sepanjang garis pantai serta di sekitar muara sungai. kondisi tersebut dipengaruhi oleh kombinasi elevasi yang relatif rendah, kedekatan dengan garis pantai dan sungai, pengaruh pasang surut laut, kemiringan lereng yang datar hingga landai, serta tekstur tanah yang didominasi oleh pasir halus. hasil penelitian ini menghasilkan informasi spasial mengenai tingkat potensi banjir rob yang diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan wilayah pesisir, mitigasi bencana, dan pengelolaan wilayah pesisir di kecamatan samatiga, kabupaten aceh barat. kata kunci: banjir rob, sistem informasi geografis (sig), weighted overlay, wilayah pesisir, kecamatan samatiga.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
POTENSI BANJIR ROB DI KECAMATAN SAMATIGA, KABUPATEN ACEH BARAT. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan / Prodi Ilmu Kelautan (S1),2026
Baca Juga : KAJIAN KERENTANAN AIR TANAH BEBAS MENGGUNAKAN METODE DRASTIC DI KABUPATEN ACEH BARAT (Ira Huriah, 2022)
Abstract
Tidal flooding is a coastal hazard caused by high tides, resulting in the inundation of land areas. The coastal zone of Samatiga District, West Aceh Regency, is susceptible to tidal flooding due to its physical characteristics. This study aims to map and analyze the potential levels of tidal flooding in the coastal area of Samatiga District using spatial analysis based on Geographic Information Systems (GIS). The method employed was Weighted Overlay, involving the scoring and weighting of six parameters: elevation, tides, distance from the coastline, slope, soil texture, and distance from rivers. The results indicate that the potential for tidal flooding in the coastal area of Samatiga District falls into five classes: very low, low, moderate, high, and very high. The moderate potential class dominates the study area, covering 1,462.05 hectares (48.87%), followed by the high class (1,088.64 ha; 36.39%), very high class (432.97 ha; 14.47%), very low class (5.56 ha; 0.19%), and low class (2.45 ha; 0.08%). Areas with high to very high tidal flood potential cover 1,521.61 hectares (50.86%) of the total coastal zone and are generally distributed along the coastline and near river estuaries. These conditions are influenced by a combination of factors: relatively low elevation, proximity to the coastline and rivers, tidal influence, flat to gentle slopes, and soil texture dominated by fine sand. The study provides spatial information on tidal flood potential levels, which is expected to serve as a basis for coastal zone planning, disaster mitigation, and coastal area management in Samatiga District, West Aceh Regency. Keywords: Tidal flood, Geographic Information System (GIS), weighted overlay, coastal area, Samatiga District.
Baca Juga : KONTRIBUSI USAHATANI KARET TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT (Uswatun Hasanah Nura, 2015)