Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK
Buge Tirmiara Rizki, ANALISIS DAN PENGENDALIAN RISIKO PRODUKSI LILIN AROMA KOPI LATEKO MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL HIRARC. Banda Aceh Fakultas Pertanian Manajemen Agribisnis (D3),2026

Ringkasan pengendalian risiko ialah suatu usaha untuk mengetahui, menganalisis, serta mengendalikan risiko pada setiap kegiatan usaha dengan tujuan untuk memperoleh keselamatan kerja dan kualitas produk yang lebih baik. dari pengertian tersebut dapat kita lihat bahwa pengendalian risiko sangat diperlukan pada proses produksi lilin aroma kopi (lateko), mengingat proses produksinya melibatkan penggunaan bahan kimia serta proses pemanasan suhu tinggi yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan kerja maupun risiko terhadap kualitas produk apabila tidak dikendalikan dengan baik. tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis risiko yang terdapat pada proses produksi lilin aroma kopi (lateko), mengetahui tingkat risiko pada setiap tahapan proses produksi, serta merumuskan pengendalian risiko yang dapat diterapkan untuk mengendalikan risiko produksi. metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode hazard identification, risk assessment, and risk control (hirarc). penilaian risiko dilakukan dengan menggabungkan nilai likelihood dan severity pada skala 1-3 sehingga diperoleh tingkat risiko yang terdiri atas kategori rendah, sedang, dan tinggi. hasil penelitian menunjukkan terdapat sembilan risiko produksi, yaitu penurunan kualitas bahan baku, luka bakar akibat pemanasan wax gell, tangan terbakar saat mengangkat wadah panas, aroma produk tidak stabil, tumpahan lilin panas, posisi sumbu tidak tepat, bentuk produk tidak sempurna, kontaminasi bahan dan produk, serta kerusakan kemasan. risiko luka bakar akibat pemanasan wax gell berkategori tinggi, lima risiko berkategori sedang, dan tiga risiko berkategori rendah. pengendalian yang dapat diterapkan meliputi penggunaan alat pelindung diri, pengawasan suhu pemanasan, pemeriksaan bahan baku, serta penerapan sop pada setiap tahapan produksi.



Abstract

SUMMARY Risk management is an effort to identify, analyze, and control risks in every business activity with the aim of ensuring workplace safety and improving product quality. From this definition, we can see that risk control is essential in the production process of coffee-scented candles (Lateko), given that the production process involves the use of chemicals and high-temperature heating processes that have the potential to pose workplace safety risks as well as risks to product quality if not properly controlled. The objectives of this study are to identify the types of risks present in the production process of coffee-scented candles (Lateko), determine the risk levels at each stage of the production process, and formulate risk control measures that can be implemented to manage production risks. The method used in this study was the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method. Risk assessment was conducted by combining likelihood and severity values on a scale of 1–3 to determine risk levels categorized as low, moderate, and high. The research findings indicate that there are nine production risks: a decline in raw material quality; burns caused by heating the wax gell; burns to the hands when lifting hot containers; unstable product scent; spills of hot wax gell; improper wick placement; imperfect product shape; contamination of materials and products; and packaging damage. The risk of burns caused by heating wax is categorized as high, five risks are categorized as moderate, and three risks are categorized as low. Control measures that can be implemented include the use of personal protective equipment, monitoring heating temperatures, inspecting raw materials, and implementing standard operating procedures (SOPs) at every stage of production.

Baca Juga : PENGENDALIAN RISIKO PADA PRODUK BRIKET SEKAM PADI (Qaedy Murfid, 2025)



    SERVICES DESK