Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Jusma Yunidar, KARAKTERISTIK HABITAT DAN KEPADATAN UNDUR-UNDUR LAUT (HIPPOIDEA) DI PANTAI RUBEK MEUPAYONG DAN PANTAI PADANG PANJANG KABUPATEN ACEH BARAT DAYA. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2026

Penelitian yang dilakukan di pantai rubek meupayong dan pantai padang panjang kabupaten aceh barat daya dilaksanakan pada bulan januari 2025- februari 2025. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kepadatan undur-undur laut (hippoidea) dan menganalisis karakteristik habitat melalui parameter kualitas air dan substrat serta menentukan morfometrik undur-undur laut. total keseluruhan undur-undur yang diperoleh sebanyak 137 individu dari dua stasiun yang berbeda, yaitu pantai rubek meupayong dan pantai padang panjang dan metode yang digunakan merupakan metode purposive sampling yaitu metode penentuan mempertimbangkan kriteria tertentu. hasil identifikasi ditemukan tiga jenis undur undur laut yaitu emerita emeritus, albunea symmysta, dan hippa adactyla. hasil kepadatan menunjukan nilai tertinggi pada stasiun i (7 ind/m2) dan nilai terendah pada stasiun ii (6,7 ind/m2). pola sebaran pada stasiun i dan ii dikategorikan seragam berdasarkan indeks morisita. analisis karakteristik tanah dengan tekstur pasir berlempung dan hasil c-organik yang sangat rendah. parameter kualiatas air yang diukur seperti ph, salinitas, suhu dan do menunjukan kondisi yang cocok berada dalam kisaran yang stabil untuk kelangsungan hidup undur-undur. hasil penelitian menunjukan bahwa pantai rubek meupayong dan pantai padang panjang memiliki kondisi lingkungan yang stabil karakteristik yang sesuai dengan habitat undur-undur laut meskipun memiliki kandungan c-organik yang rendah tetapi tidak menghalangi undur undur laut untuk tetap hidup dan berkembang. kata kunci: morfometrik, kepadatan, emerita emeritus, hippa adactyla, albunea symmysta.



Abstract

This research was conducted at Rubek Meupayong Beach and Padang Panjang Beach in Southwest Aceh Regency between January 2025 and February 2025. The study aimed to identify the species and population density of mole crabs (Hippoidea), analyze habitat characteristics specifically water quality and substrate parameters and determine the morphometric traits of the mole crabs. A total of 137 individuals were collected from two distinct stations Rubek Meupayong Beach and Padang Panjang Beach using a purposive sampling method, which selects samples based on specific criteria. Identification results revealed three species of mole crabs Emerita emeritus, Albunea symmysta, and Hippa adactyla. Density analysis showed the highest value at Station I (7 ind/m²) and the lowest at Station II (6.7 ind/m²). Based on the Morisita index, the distribution pattern at both stations was categorized as uniform. Soil analysis indicated a sandy loam texture and very low organic carbon C-organic content. Measured water quality parameters including pH, salinity, temperature, and dissolved oxygen DO showed stable conditions suitable for mole crab survival. The findings indicate that Rubek Meupayong Beach and Padang Panjang Beach possess stable environmental conditions and characteristics suitable for mole crab habitats despite the low organic carbon content, the environment supports the survival and proliferation of these mole crabs. Keywords: morphometrics, density, Emerita emeritus, Hippa Adactyla, Albunea symmysta.



    SERVICES DESK