Bobot badan, konsentrasi testosteron seminal plasma, dan volume semen merupakan indikator penting yang menentukan kualitas fungsi reproduksi pejantan sapi aceh. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bobot badan, konsentrasi testosteron seminal plasma, dan volume semen pada pejantan sapi aceh. sebanyak lima ekor sapi aceh jantan yang sehat dengan bobot badan berkisar antara 248–278 kg digunakan dalam penelitian ini. semen dikoleksi menggunakan vagina buatan, dan volume semen dicatat segera setelah koleksi. seminal plasma dipisahkan dengan sentrifugasi pada kecepatan 5000 rpm selama 10 menit, dan konsentrasi testosteron diukur menggunakan metode enzyme-linked immunosorbent assay (elisa). analisis korelasi pearson dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara bobot badan, konsentrasi testosteron seminal plasma dan volume semen. hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata bobot badan, konsentrasi testosteron seminal plasma, dan volume semen berturut-turut adalah 259 ± 11,6 kg, 4,29 ± 2,37 ng/ml, dan 4,7 ± 1,6 ml. analisis korelasi pearson menunjukkan korelasi sedang antara bobot badan dengan konsentrasi testosteron (r = 0,415; p = 0,487), maupun antara bobot badan dengan volume semen (r = 0,476; p = 0,417). korelasi lemah ditemukan antara konsentrasi testosteron dengan volume semen (r = 0,326; p = 0,592). kesimpulannya, bobot badan memiliki korelasi positif menengah yang tidak signifikan dengan konsentrasi testosteron seminal plasma dan volume semen, sedangkan volume semen memiliki korelasi positif lemah yang tidak signifikan dengan kadar testosteron seminal plasma pada pejantan sapi aceh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RELATIONSHIP BETWEEN BODYWEIGHT, SEMINAL PLASMA TESTOSTERONE, AND SEMEN VOLUME IN ACEH BULLS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2026
Baca Juga : HUBUNGAN PARAMETER FISIK DENGAN KADAR TESTOSTERON SEMINAL PLASMA PADA SAPI ACEH (Nanda Al Amir, 2024)
Abstract
Bobot badan, konsentrasi testosteron seminal plasma, dan volume semen merupakan indikator penting yang menentukan kualitas fungsi reproduksi pejantan sapi aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bobot badan, konsentrasi testosteron seminal plasma, dan volume semen pada pejantan sapi aceh. Sebanyak lima ekor sapi aceh jantan yang sehat dengan bobot badan berkisar antara 248–278 kg digunakan dalam penelitian ini. Semen dikoleksi menggunakan vagina buatan, dan volume semen dicatat segera setelah koleksi. Seminal plasma dipisahkan dengan sentrifugasi pada kecepatan 5000 rpm selama 10 menit, dan konsentrasi testosteron diukur menggunakan metode enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Analisis korelasi Pearson dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara bobot badan, konsentrasi testosteron seminal plasma dan volume semen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata bobot badan, konsentrasi testosteron seminal plasma, dan volume semen berturut-turut adalah 259 ± 11,6 kg, 4,29 ± 2,37 ng/mL, dan 4,7 ± 1,6 mL. Analisis korelasi Pearson menunjukkan korelasi sedang antara bobot badan dengan konsentrasi testosteron (r = 0,415; p = 0,487), maupun antara bobot badan dengan volume semen (r = 0,476; p = 0,417). Korelasi lemah ditemukan antara konsentrasi testosteron dengan volume semen (r = 0,326; p = 0,592). Kesimpulannya, bobot badan memiliki korelasi positif menengah yang tidak signifikan dengan konsentrasi testosteron seminal plasma dan volume semen, sedangkan volume semen memiliki korelasi positif lemah yang tidak signifikan dengan kadar testosteron seminal plasma pada pejantan sapi aceh.
Baca Juga : KADAR TESTOSTERON SAPI ACEH PADA BERBAGAI TINGKAT UMUR DAN HUBUNGAN DENGAN LINGKAR SKROTUM, BOBOT BADAN DAN POLA PEMELIHARAAN (Zoel Fadhli, 2016)