Perancangan perumahan cluster dengan konsep berkelanjutan di banda aceh dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan hunian perkotaan yang tidak hanya memenuhi aspek fungsional, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. banda aceh sebagai kota dengan iklim tropis menuntut pendekatan desain yang ramah lingkungan, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat urban. perumahan cluster dipilih karena mampu memanfaatkan lahan secara optimal, mempermudah pengelolaan infrastruktur, serta mendorong terbentuknya komunitas yang lebih terintegrasi. prinsip arsitektur berkelanjutan menjadi dasar utama dalam perancangan, yang diwujudkan melalui penerapan passive design untuk efisiensi energi, pemanfaatan pencahayaan dan penghawaan alami, penggunaan material ramah lingkungan, serta integrasi vegetasi dalam bangunan maupun kawasan. selain itu, penyediaan ruang terbuka hijau difungsikan sebagai elemen ekologis sekaligus ruang sosial bersama. dari sisi sosial, rancangan menghadirkan ruang interaksi komunitas dan aksesibilitas terhadap fasilitas umum, sedangkan dari sisi ekonomi, desain diarahkan pada keterjangkauan hunian serta efisiensi biaya operasional. kata kunci: perumahan cluster, sustainable building, banda aceh, sdg 11.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN PERUMAHAN CLUSTER BERKELANJUTAN DI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik Arsitektur,2026
Baca Juga : PERANCANGAN SHOPPING MALL DI BANDA ACEH (TEMA: GREEN ARCHITECTURE) (NAJWA HARIZA HUSEIN, 2026)
Abstract
The design of sustainable cluster housing in Banda Aceh was motivated by the growing demand for urban housing that not only meets functional requirements but also supports environmental, social, and economic sustainability. Banda Aceh, a city with a tropical climate, demands a design approach that is environmentally friendly, efficient, and suited to the needs of the urban community. Cluster housing was chosen because it optimally utilizes land, simplifies infrastructure management, and encourages the formation of a more integrated community. Sustainable architectural principles form the primary basis of the design, realized through the application of passive design for energy efficiency, the utilization of natural lighting and ventilation, the use of environmentally friendly materials, and the integration of vegetation within buildings and the area. Furthermore, while the provision of green open spaces functions as both ecological elements and shared social spaces. From a social perspective, the design provides space for community interaction and accessibility to public facilities, while from an economic perspective, the design is geared towards housing affordability and operational cost efficiency. Keywords: Cluster Housing, Sustainable Building, Banda Aceh, SDG 11.
Baca Juga : PERANCANGAN KEBUN BINATANG DI ACEH BESAR DENGAN TEMA BIOPHILIC ARCHITECTURE (FARAH DARAINI, 2025)