Pasar induk tradisional lambaro merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi utama di kabupaten aceh besar yang berperan penting dalam distribusi dan perdagangan kebutuhan pokok masyarakat aceh besar. namun, seiring dengan meningkatnya jumlah pedagang dan aktivitasnya, pasar yang berdiri sejak 1896 ini sudah menjadi pusat perhatian karena kondisi fisik serta tata ruang pasar mengalami penurunan kualitas dan memprihatinkan. re-design pasar induk tradisional lambaro bertujuan untuk menciptakan pasar tradisional yang nyaman, tertata serta mampu menampung aktivitas jual-beli masyarakat secara optimal. saat ini, permasalahan pada pasar seperti sirkulasi yang tidak efisien, area parkir yang tidak terorganisir, serta sistem drainase yang kurang memadai menyebabkan kondisi pasar berada dalam kata kurang baik. melalui penerapan tema green architecture, re-design pasar berfokus pada pengoptimalan tata ruang melalui penataan ulang area lapak dan parkir juga dirancang agar terkoordinasi dengan baik, sehingga menciptakan sirkulasi pasar yang lancar dan efisien serta sistem utilitas yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RE-DESIGN PASAR INDUK TRADISIONAL LAMBARO, ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Teknik,2026
Baca Juga : PROSOPOGRAPHY PEDAGANG DAGING SAPI DI PASAR INDUK LAMBARO KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR , 1986-2016 (Ayya Nabila, 2017)
Abstract
Lambaro Traditional Wholesale Market is one of the main economic centers in Aceh Besar Regency, playing a vital role in the distribution and trade of essential goods for the local community. However, as the number of vendors and market activities has increased, this market, which has been operating since 1896, has become a major concern due to the deterioration of its physical condition and spatial organization. The re-design of Lambaro Traditional Wholesale Market aims to create a traditional market that is comfortable, well-organized, and capable of accommodating community trading activities more effectively. At present, several issues, including inefficient circulation, poorly organized parking areas, and inadequate drainage systems, have resulted in suboptimal market conditions. By adopting the Green Architecture approach, the re-design focuses on optimizing the spatial layout through the reorganization of vendor stalls and parking areas to ensure better coordination. This approach is intended to create smooth and efficient circulation while implementing environmentally friendly and sustainable utility systems.
Baca Juga : PEMASARAN DAGING AYAM DIBEBERAPA PASAR TRADISIONAL KABUPATEN ACEH BESAR (SEULIMUM, LAMBARO, KETAPANG) (Irwandi, 2024)