Kota banda aceh merupakan wilayah pesisir yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tsunami. kondisi ini menjadi perhatian penting dalam pengembangan perumahan karena lokasi hunian yang berada pada zona rawan bencana. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi harga jual perumahan di kawasan rawan bencana tsunami kota banda aceh berdasarkan persepsi developer. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan responden sebanyak 20 developer perumahan yang beroperasi di kota banda aceh. pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala likert dan wawancara terpimpin sebagai data primer, serta didukung oleh data sekunder. berdasarkan hasil wawancara dan data primer didapatkan harga rata rata perumahan subsidi tipe 36 rp. 142.100.000 dan komersial atau non subsidi tipe 45 rp. 331.000.000. pengolahan data dilakukan menggunakan ibm spss statistics 27 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor fisik bangunan berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga jual perumahan dengan nilai t hitung sebesar 3,672 dan signifikansi 0,003. secara simultan, seluruh faktor yang dianalisis berpengaruh signifikan terhadap harga jual perumahan dengan nilai f hitung sebesar 15,693 dan signifikansi 0,000. nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan sebagian besar variasi harga jual perumahan dengan nilai r square 87,9%, sedangkan sisanya sebesar 12,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. temuan ini menunjukkan bahwa kualitas fisik bangunan menjadi pertimbangan utama developer dalam menetapkan harga jual perumahan di kawasan rawan tsunami. hasil penelitian ini bermanfaat sebagai masukan bagi developer dalam menentukan harga jual yang lebih rasional, bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengembangan perumahan yang aman dan berkelanjutan, serta bagi calon pembeli dalam mempertimbangkan kualitas bangunan sebelum membeli rumah di kawasan rawan bencana.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR PENENTU HARGA PERUMAHAN DI KAWASAN RNRAWAN BENCANA KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2026
Baca Juga : KAJIAN LOKASI PERUMAHAN DI DAERAH RAWAN BENCANA DITINJAU DARI PERSEPSI PENGHUNI (Yuliana Sentosa, 2019)
Abstract
The city of Banda Aceh is a coastal area that has a high level of vulnerability to tsunami disasters. This condition is an important concern in housing development because the location of the residence is in the disaster-prone zone. This study aims to find out the factors that affect the selling price of housing in tsunami-prone areas of Banda Aceh City based on the perception of developers. This study uses a quantitative approach with respondents as many as 20 housing developers operating in the city of Banda Aceh. Data collection was carried out through a Likert-scale questionnaire and guided interviews as primary data, and supported by secondary data. Based on the results of interviews and primary data, the average price of type 36 subsidized housing is Rp. 142,100,000 and commercial or non-subsidized type 45 is Rp. 331,000,000. Data processing is carried out using IBM SPSS Statistics 27 through validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, partial tests, simultaneous tests, and determination coefficients. The results of the study showed that the physical factors of the building had a positive and significant effect on the selling price of housing with a calculated t value of 3.672 and a significance of 0.003. Simultaneously, all factors analyzed had a significant effect on the selling price of housing with an F value of 15.693 and a significance of 0.000. The value of the determination coefficient showed that the research model was able to explain most of the variation in the selling price of housing with an R Square value of 87.9%, while the remaining 12.1% was influenced by other factors outside the model. These findings show that the physical quality of buildings is the main consideration of developers in determining the selling price of housing in tsunami-prone areas. The results of this study are useful as input for developers in determining more rational selling prices, for the government in formulating safe and sustainable housing development policies, and for prospective buyers in considering the quality of buildings before buying houses in disaster-prone areas.
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN LOKASI PERUMAHAN DI KOTA BANDA ACEH (Harlini Putri, 2024)