Pertumbuhan penduduk kota banda aceh meningkatkan permintaan hunian sekaligus membuka peluang investasi perumahan. namun, pasca kejadian bencana tsunami pemerintah kota menuntut pengarahan pembangunan ke kawasan dengan risko aman dari bencana tsunami. adapun kecamatan yang termasuk dalam kawasan aman bencana tsunami adalah kecamatan banda raya, baiturrahman, lueng bata dan ulee kareng. penelitian ini bertujuan mengetahui harga rata-rata perumahan serta mengetahui pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi harga jual perumahan pada kawasan aman bencana di kota banda aceh. metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitaif dengan responden sebanyak 20 developer perumahan yang beroperasi di kota banda aceh. data dikumpulkan melalui kuesioner berskala likert dan wawancara sebagai data primer, selanjutnya data sekunder di peroleh dari peta resiko bencana bpbd dan brosur perumahan. analisis data menggunakan bantuan software ibm spss statistics 27 meliputi uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji f dan koefisien determinasi (r2). hasil penelitian menunjukan harga rata-rata perumahan subsidi pada kawasan aman bencana tsunami sebesar rp156.625.000 sedangkan pada perumahan komersial sebesar rp 693.875.000. uji instrumen dan asumsi klasik terpenuhi dengan baik. secara parsial (uji t), hanya fakor fisik bangunan (x6) yang berpengaruh signifikan terhadap harga jual perumahan (sig. 0,008 ≤ 0,05). namun secara simultan (uji f), seluruh faktor berpengaruh signifikan secara bersama-sama (sig. < 0,001) dengan kontribusi pengaruh (r2) faktor-faktor x terhadap faktor y sebesar 79,7%, sedangkan 20,3% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain. penelitian ini penting sebagai panduan kebijakan zonasi pemerintah serta pengambilan keputusan investasi bagi developer dan masyarakat. kata kunci: harga perumahan, zona aman bencana tsunami, developer, regresi linier berganda
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA JUAL PERUMAHAN PADA KAWASAN AMAN BENCANA DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2026
Baca Juga : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BARGA JUAL DENDENG SAPI PADA CV. BUNGONG JAROE DI KOTA BANDA ACEH (EPRIANTONI, 2020)
Abstract
The population growth of Banda Aceh City increases the demand for housing while opening up housing investment opportunities. However, after the tsunami disaster, the city government demanded a development direction to areas with safe risks from tsunami disasters. The sub-districts that are included in the tsunami disaster safe areas are Banda Raya, Baiturrahman, Lueng Bata and Ulee Kareng Districts. This study aims to find out the average price of housing and find out the influence of factors that affect the selling price of housing in disaster-safe areas in Banda Aceh City. The research method used a quantitative approach with respondents as many as 20 housing developers operating in the city of Banda Aceh. Data was collected through a Likert scale questionnaire and interviews as primary data, then secondary data was obtained from BPBD disaster risk maps and housing brochures. Data analysis using IBM SPSS Statistics 27 software included instrument test, classical assumption test, multiple linear regression, t test, F test and determination coefficient (R2). The results of the study showed that the average price of subsidized housing in tsunami-safe areas was IDR 156.625.000 while in commercial housing was IDR 693.875.000. The instrument tests and classical assumptions are well met. Partially (t-test), only the physical factor of the building (X6) had a significant effect on the selling price of housing (Sig. 0,008 ≤ 0,05). However, simultaneously (F test), all factors had a significant effect together (Sig. < 0,001) with the contribution of influence (R2) of X factors on factor Y of 79,7%, while the remaining 20,3% were influenced by other factors. This research is important as a guide for government zoning policies and investment decision-making for developers and the community. Keywords: housing prices, tsunami safe zones, developers, multiple linear regression
Baca Juga : PROSEDUR PENGADAAN ASET TETAP PADA DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN KOTA BANDA ACEH (EL RAZAK RIZKI HAKIM, 2018)