Pembangunan jalan berperan penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi. dibandingkan jenis konstruksi lainnya, proyek jalan memiliki cakupan area yang lebih luas sehingga memerlukan penggunaan material, energi, air, dan alat berat dalam jumlah besar serta berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang lebih signifikan, seperti emisi karbon dan limbah konstruksi. oleh karena itu, penerapan green contruction menjadi penting untuk mendukung pelaksanaan konstruksi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktorfaktor yang memengaruhi penerapan green contruction serta menentukan faktor yang paling dominan pada pelaksanaan proyek jalan di kota banda aceh. penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada kontraktor pelaksana proyek jalan. data dianalisis menggunakan spss melalui uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis statistik deskriptif berdasarkan nilai mean. hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor berperan dalam penerapan green contruction. faktor kesehatan dan keselamatan kerja (k3) menjadi faktor paling dominan dengan nilai mean 4,424, diikuti pengendalian dampak lingkungan (4,000), efisiensi energi dan sumber daya (3,871), pengelolaan limbah konstruksi (3,806), serta pemanfaatan material ramah lingkungan (3,741). hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi para pemangku kepentingan dalam meningkatkan penerapan green contruction pada proyek jalan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENERAPAN GREEN CONTRUCTIONRNPADA PELAKSANAAN PROYEK JALAN DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2026
Baca Juga : ANALISIS FAKTOR PENERAPAN GREEN CONSTRUCTION PADA PROYEK GEDUNG DI KOTARNBANDA ACEH (T. THARVI EL IZZAT, 2026)
Abstract
Road contruction is essential for improving regional connectivity and supporting economic growth. However, because road projects extend over large areas and require substantial amounts of materials, energy, water, and heavy equipment, they often generate considerable environmental impacts, including carbon emissions and contruction waste. For this reason, the implementation of Green Contruction has become increasingly important in road infrastructure projects. This study aims to identify the factors affecting the implementation of Green Contruction and to determine the most influential factor in road contruction projects in Banda Aceh. A quantitative approach was adopted by distributing questionnaires to road contractors. The data were analyzed using SPSS through validity and reliability tests, followed by descriptive statistical analysis based on mean values. The findings indicate that all identified factors contribute to the implementation of Green Contruction. Occupational Health and Safety (OHS) emerged as the most influential factor, with a mean score of 4.424, followed by Environmental Impact Control (4.000), Energy and Resource Efficiency (3.871), Contruction Waste Management (3.806), and the Use of Environmentally Friendly Materials (3.741). These findings provide practical insights for improving the implementation of Green Contruction in future road contruction projects.
Baca Juga : ANALISIS HUBUNGAN PENERAPAN OTOMASI DAN ROBOTIK TERHADAP KESUKSESAN PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH (Nur Aisya Amalia, 2024)