Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
'IZZATUL MAULIDA, PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ISLAM DI ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik Arsitektur,2026

Provinsi aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki sejarah penting dalam penyebaran agama islam di nusantara. aceh memiliki lokasi yang strategis sehingga menjadi gerbang utama dalam penyebaran agama, budaya serta menjadi rute perdagangan internasional sejak zaman dahulu. aceh juga dikenal sebagai provinsi yang berlandaskan nilai-nilai agama islam hingga dijuluki “serambi makkah”. perkembangan sejarah dan kebudayaan islam yang kaya di aceh menunjukkan pentingnya wilayah ini dalam perjalanan sejarah dan perkembangan islam di nusantara. namun, kekayaan ini belum sepenuhnya tersimpan dan tercatat dalam sebuah wadah yang representatif saat ini. museum dapat dijadikan sebagai salah satu sarana penting untuk mendokumentasikan, melestarikan , dan memperkenalkan kembali nilai-nilai sejarah serta warisan budaya islam di aceh kepada masyarakat luas. museum ini dirancang sebagai ruang publik yang tidak hanya menampilkan koleksi budaya, tetapi juga mendukung aktivitas edukasi, pelestarian, dan rekreasi masyarakat. metode perancangan dilakukan melalui studi literatur, studi banding, analisis tapak, analisis kebutuhan ruang, dan pendekatan desain tematik. hasil perancangan dari museum ini diharapkan dapat berfungsi sebagai tempat belajar dan tujuan wisata, membantu masyarakat dan wisatawan terutama generasi muda untuk lebih memahami sejarah dan nilai-nilai penting islam di aceh, selain itu museum ini juga dapat memperkaya wisata religi dan memperkuat identitas aceh sebagai serambi makkah. kata kunci: museum sejarah, perkembangan islam, arsitektur futuristik,


Baca Juga : MUSEUM SEJARAH KERAJAAN LINGE (Muhammad Rusydillah, 2014)


Abstract

Aceh Province is one of the regions in Indonesia that has played a significant role in the spread of Islam throughout the archipelago. Its strategic geographical location made Aceh a major gateway for the dissemination of Islamic teachings, cultural exchange, and international trade since ancient times. Aceh is also widely recognized as the "Veranda of Mecca" due to its strong Islamic values and traditions. The rich history and cultural heritage of Islam in Aceh highlight the region's importance in the development of Islam in the Indonesian archipelago. However, this valuable heritage has not yet been comprehensively preserved and documented in a representative institution. Therefore, a museum can serve as an important facility for documenting, preserving, and promoting the historical and cultural heritage of Islam in Aceh to the wider community. The museum is designed as a public space that not only exhibits historical and cultural collections but also supports educational, conservation, and recreational activities. The design process was conducted through literature studies, comparative studies, site analysis, space requirement analysis, and a thematic design approach. The proposed museum is expected to function as both an educational facility and a tourist destination, helping local communities and visitors, particularly younger generations, gain a deeper understanding of the history and values of Islam in Aceh. In addition, the museum is expected to enhance religious tourism and strengthen Aceh's identity as the Veranda of Mecca. Keywords: History Museum, Islamic Development, Futuristic Architecture.

Baca Juga : PERANCANGAN MUSEUM MARITIM ACEH DI KOTA BANDA ACEH (KHUSNUL AURA, 2026)



    SERVICES DESK