Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MUHAMMAD DIAN ZULFIAN, PENGARUH WAKTU PEMBAKARAN TERHADAP SIFAT MEKANIS PASANGAN BATA MERAH NON-STANDAR. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2026

Bata merah masih menjadi pilihan utama masyarakat sebagai material dinding karena mudah diperoleh, memiliki harga terjangkau, serta memiliki kekuatan dan ketahanan yang baik terhadap cuaca maupun api, dengan kualitas yang dipengaruhi oleh lama waktu pembakaran. penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh variasi durasi pembakaran terhadap sifat mekanis bata merah, meliputi kuat tekan bata, kuat tekan pasangan bata, kuat geser pasangan bata, dan kuat tekan mortar. bata merah berasal dari gampong neuheun, kecamatan mesjid raya, kabupaten aceh besar, dengan variasi pembakaran 4, 5, dan 6 hari. bata 6 hari tidak memenuhi persyaratan fisik sehingga pengujian hanya dilakukan pada bata 4 dan 5 hari, mengacu pada sni 15-2094-2000, sni 03-4164-1996, sni 03-4166-1996, dan sni 03-6825-2002, dengan data dianalisis menggunakan one-way anova. hasil menunjukkan kuat tekan bata meningkat dari 5,35 mpa (4 hari) menjadi 5,75 mpa (5 hari). sebaliknya, kuat tekan pasangan bata menurun dari 3,621 mpa menjadi 3,090 mpa, dan kuat geser pasangan bata menurun dari 1,850 mpa menjadi 1,775 mpa. uji anova menunjukkan variasi durasi pembakaran berpengaruh terhadap kuat tekan maupun kuat geser pasangan bata. mortar memiliki kuat tekan rata-rata 19,75 mpa, dengan kurva tegangan-regangan meningkat hingga tegangan maksimum sebelum keruntuhan. secara umum, peningkatan durasi pembakaran meningkatkan kuat tekan bata secara individual, namun belum berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanis pasangan bata merah.



Abstract

Red clay brick remains people's top choice as a wall material because it is easy to obtain, affordably priced, and has good strength and durability against weather and fire, with quality influenced by firing duration. This study investigates the effect of firing-duration variation on the mechanical properties of red clay brick, including brick compressive strength, masonry compressive strength, masonry shear strength, and mortar compressive strength. Bricks were sourced from Gampong Neuheun, Mesjid Raya District, Aceh Besar Regency, with firing durations of 4, 5, and 6 days. Bricks fired for 6 days did not meet physical requirements, so testing was limited to 4- and 5-day bricks, following SNI 15-2094-2000, SNI 03-4164-1996, SNI 03-4166-1996, and SNI 03-6825-2002, with data analyzed using One-Way ANOVA. Results showed brick compressive strength increased from 5.35 MPa (4 days) to 5.75 MPa (5 days). In contrast, masonry compressive strength decreased from 3.621 MPa to 3.090 MPa, and masonry shear strength decreased from 1.850 MPa to 1.775 MPa. ANOVA indicated that firing-duration variation had a significant effect on both masonry compressive strength and shear strength. Mortar showed an average compressive strength of 19.75 MPa, with the stress-strain curve rising to a peak before failure. Overall, longer firing duration improved individual brick compressive strength but did not significantly affect the mechanical properties of brick masonry.



    SERVICES DESK