Perubahan iklim global yang dipicu oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca, terutama karbon dioksida (co₂), menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang memerlukan upaya mitigasi melalui pengelolaan hutan secara berkelanjutan. hutan berperan sebagai penyerap dan penyimpan karbon sehingga informasi mengenai cadangan karbon pada berbagai tipe hutan, termasuk hutan kemasyarakatan (hkm), sangat diperlukan. penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi cadangan karbon dan potensi serapan karbon dioksida (co₂) pada tegakan sengon wamena (falcataria falcata) di kebun benih semai (kbs) hutan kemasyarakatan (hkm) alue seumantok, kabupaten bireuen. penelitian dilakukan menggunakan metode sensus dengan pendekatan non-destructive sampling pada areal seluas 5 ha yang terdiri atas 3.519 individu tegakan sengon. pendugaan biomassa dilakukan menggunakan persamaan alometrik y = 0,0272 × d²·⁸³¹, di mana y adalah biomassa di atas permukaan tanah (kg) dan d adalah diameter batang setinggi dada (cm). selanjutnya, cadangan karbon dihitung sebesar 47% dari biomassa, sedangkan potensi serapan co₂ diperoleh dengan mengalikan cadangan karbon dengan faktor konversi 3,67. penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi cadangan karbon dan potensi serapan karbon dioksida (co₂) pada tegakan sengon wamena (falcataria falcata (l.) grueter & r. rankin) di kebun benih semai (kbs) hutan kemasyarakatan (hkm) alue seumantok, kabupaten bireuen. hasil penelitian menunjukkan bahwa tegakan sengon memiliki total biomassa sebesar 302.158,39 kg atau 60,43 ton/ha, cadangan karbon sebesar 142.014,45 kg atau 28,40 ton/ha, serta potensi serapan co₂ sebesar 104,23 ton/ha. nilai tersebut menunjukkan bahwa sengon wamena sebagai jenis cepat tumbuh (fast growing species) memiliki kemampuan yang baik dalam menyerap dan menyimpan karbon, sehingga berpotensi mendukung upaya mitigasi perubahan iklim serta pengelolaan hutan kemasyarakatan secara berkelanjutan. kata kunci: sengon wamena, biomassa, cadangan karbon, serapan co₂, hutan kemasyarakatan (hkm).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENDUGAAN CADANGAN KARBON PADA TEGAKAN SENGON WAMENA (FALCATARIA FALCATA (L.) GRUETER & R. RANKIN) DI KEBUN BENIH SEMAI (KBS) HUTAN KEMASYARAKATAN (HKM) ALUE SEUMANTOK, KABUPATEN BIREUEN. Banda Aceh Fakultas Pertanian Kehutanan,2026
Baca Juga : ANALISIS KARAKTERISTIK MORFOLOGI SENGON WAMENA (FALCATARIA FALCATA) PADA KEBUN BENIH SEMAI DI KAWASAN HUTAN KEMASYARAKATAN ALUE SIMANTOK, BIREUEN (DINI KHAIRUNNISAH, 2026)
Abstract
Global climate change driven by increasing concentrations of greenhouse gases, particularly carbon dioxide (CO₂), has become one of the major environmental issues requiring mitigation efforts through sustainable forest management. Forests play an important role as carbon sinks and carbon storage systems; therefore, information on carbon stocks across various forest types, including Community Forests (Hutan Kemasyarakatan/HKm), is essential. This study aimed to estimate carbon stocks and the potential carbon dioxide (CO₂) sequestration of Wamena sengon (Falcataria falcata (L.) Grueter & R. Rankin) stands at the Seedling Seed Orchard (Kebun Benih Semai/KBS) of the Alue Seumantok Community Forest (HKm), Bireuen Regency. The research was conducted using a census method with a non-destructive sampling approach in a 5-ha area consisting of 3,519 sengon individuals. Biomass estimation was performed using the allometric equation Y = 0.0272 × D²·⁸³¹, where Y represents aboveground biomass (kg) and D represents the diameter at breast height (DBH) (cm). Carbon stocks were subsequently estimated as 47% of the biomass, while the potential CO₂ sequestration was calculated by multiplying the carbon stock by a conversion factor of 3.67. The results showed that the sengon stands had a total biomass of 302,158.39 kg or 60.43 tons/ha, a carbon stock of 142,014.45 kg or 28.40 tons/ha, and a potential CO₂ sequestration of 104.23 tons/ha. These values indicate that Wamena sengon, as a fast-growing species, has a high capacity to absorb and store carbon, making it a potential species to support climate change mitigation efforts and sustainable management of community forests. Keywords: Wamena sengon, biomass, carbon stock, CO₂ sequestration, Community Forest (HKm).
Baca Juga : NILAI EKONOMI KARBON DI STASIUN PENELITIAN SORAYA,RNKECAMATAN SULTAN DAULAT, KOTA SUBULUSSALAM (KEKE AMELIA MAHA, 2026)