Ikan kakap putih (lates calcarifer) merupakan komoditas budidaya bernilai ekonomi tinggi, namun fase larva menjadi tahap paling kritis dengan tingkat kelangsungan hidup yang umumnya rendah akibat keterbatasan nutrisi pakan alami. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian moina sp. yang diperkaya minyak ikan terhadap tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva ikan kakap putih (lates calcarifer). penelitian dilaksanakan selama 14 hari menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, yaitu p0 (tanpa pengayaan), p1 (0,5%), p2 (1%), p3 (1,5%), dan p4 (2%) minyak ikan. parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, tingkat kelangsungan hidup, dan laju pertumbuhan spesifik (sgr). hasil uji anova menunjukkan bahwa pemberian moina sp. yang diperkaya minyak ikan berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati (p < 0,05). perlakuan p3 menghasilkan nilai terbaik pada seluruh parameter, yaitu pertumbuhan panjang mutlak 0,61 ± 0,11 cm, pertumbuhan berat mutlak 0,079 ± 0,003 g, tingkat kelangsungan hidup 74,50% ± 1,14, dan sgr 11,03% ± 0,84. dosis pengayaan minyak ikan terbaik untuk mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan kakap putih adalah 1,5%. kata kunci: lates calcarifer, moina sp. minyak ikan, pengayaan, pertumbuhan, kelangsungan hidup
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN MOINA SP. YANG DIPERKAYA MINYAK IKAN TERHADAP TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN LARVA IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER). Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2026
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN CHLORELLA TEPUNG, CHLORELLA KONSENTRAT DAN CHLORELLA HIDUP SEBAGAI PAKAN ROTIFERA (BRACHIONUS PLICATILIS) TERHADAP PEMELIHARAAN LARVA IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) (T. CHARIS DAROSMAN, 2018)
Abstract
Barramundi (Lates calcarifer) is an aquaculture commodity of high economic value; however, the larval phase represents the most critical stage, characterized by generally low survival rates due to nutritional limitations of natural feed. This study aimed to determine the effect of Moina sp. enriched with fish oil on the survival rate and growth of barramundi (Lates calcarifer) larvae. The study was conducted for 14 days using a Completely Randomized Design (CRD) with five treatments and four replications, namely P0 (no enrichment), P1 (0.5%), P2 (1%), P3 (1.5%), and P4 (2%) fish oil. Parameters observed included absolute length growth, absolute weight growth, survival rate, and specific growth rate (SGR). ANOVA results indicated that feeding Moina sp. enriched with fish oil had a significant effect on all observed parameters (P < 0.05). Treatment P3 yielded the best values across all parameters, with absolute length growth of 0.61 ± 0.11 cm, absolute weight growth of 0.079 ± 0.003 g, survival rate of 74.50% ± 1.14, and SGR of 11.03% ± 0.84. The optimal fish oil enrichment dose to support the growth and survival of barramundi larvae is 1.5%. Keywords: Lates calcarifer, Moina sp., fish oil, enrichment, growth, survival rate