Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
CUT PRITA LAURA, STRATEGI KOMUNIKASI KESEHATAN PADA PASIEN REHABILITASI PECANDU NARKOBA (STUDI PADA YAYASAN PUSAT REHABILITASI NARKOBA AL-FATHA).. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik,2026

Penyalahgunaan narkoba di indonesia, khususnya di provinsi aceh, masih menjadi permasalahan serius yang membutuhkan penanganan yang tidak hanya mencakup langkah-langkah hukum semata, melaikan juga melalui proses rehabilitasi yang meneyeluruh. salah satu tantangan dalam proses rehabilitasi adalah ketidakpastian yang dirasakan pasien selama menjalani masa pemulihan mereka. oleh karena itu, komunikasi kesehatan yang efektif berperan penting untuk membangun kepercayaan dan mengurangi kecemasan pasien. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi kesehatan yang diterapkan oleh yayasan pusat rehabilitasi narkoba al-fatha kepada pasien rehabilitasi pecandu narkoba, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi yayasan dalam menerapkan strategi tersebut. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menganalisis data dari perspektif teori pengurangan ketidakpastian (uncertainty reduction theory) oleh charles berger dan richard calabrese (1975). informan ditentukan melalui teknik purposive sampling yang meliputi konselor, pasien rehabilitasi, dan keluarga pasien di yayasan pusat rehabilitasi narkoba al-fatha, banda aceh, yang menerapkan metode rehabilitasi therapeutic community. data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai program komunikasi kesehatan dalam proses rehabilitasi kecanduan narkoba, serta faktor-faktor yang menghambat implementasinya, sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai referensi untuk mengembangkan strategi komunikasi kesehatan yang lebih efektif di lembaga rehabilitasi kecanduan narkoba lainnya. kata kunci: komunikasi kesehatan, rehabilitasi narkoba, hambatan, teori pengurangan ketidakpastian



Abstract

Drug abuse in Indonesia, particularly in Aceh Province, remains a serious issue requiring an approach that goes beyond mere legal measures to include comprehensive rehabilitation processes. A key challenge in rehabilitation is the uncertainty patients experience during their recovery. Consequently, effective health communication plays a vital role in building trust and alleviating patient anxiety. This study aims to describe the health communication practices implemented by the Al-Fatha Drug Rehabilitation Center Foundation for patients undergoing rehabilitation for drug addiction and to identify the obstacles the foundation faces in executing these strategies. Employing a qualitative descriptive method, the study analyzes data through the lens of Charles Berger and Richard Calabrese’s (1975) Uncertainty Reduction Theory. Informants were selected via purposive sampling and included counselors, rehabilitation patients, and patients' families at the Al-Fatha Drug Rehabilitation Center Foundation in Banda Aceh, an institution that utilizes the Therapeutic Community rehabilitation method. Data were collected through semi-structured interviews and documentation, then analyzed through stages of data collection, data reduction, and conclusion drawing. This research is expected to provide insights into health communication programs within the drug addiction rehabilitation process and the factors hindering their implementation, thereby serving as a reference for developing more effective health communication strategies at other drug rehabilitation facilities. Keywords: health communication, drug rehabilitation, barriers, uncertainty reduction theory.



    SERVICES DESK