Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Zakirman, ANALISIS VEGETASI KAWASAN HUTAN LINDUNG TRIPE JAYA KABUPATEN GAYO LUES. Banda Aceh Fakultas Pertanian Kehutanan,2026

Hutan lindung merupakan kawasan hutan negara dengan fungsi utama sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk dapat mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah. hutan tripe jaya merupakan hutan yang memiliki topografi yang didominasi oleh lahan curam dan agak curam. kondisi kelerengan tersebut mendukung usaha perlindungan dalam pemanfaatan kawasan hutan secara terbatas dengan tidak mengurangi fungsinya sebagai hutan lindung. analisis vegetasi dalam ekologi tumbuhan adalah cara untuk mempelajari struktur vegetasi dan komposisi jenis tumbuhan. analisis vegetasi bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis (susunan) tumbuha dan bentuk (struktur) vegetasi yang ada di wilayah yang di analisis. penelitian ini dilakukan di kawasan hutan lindung, kecamatan tripe jaya, kabupaten gayo lues. luas daerah penelitian ini yaitu seluas 28864,20 ha. pengamatan vegetasi dilakukan dengan menggunakan kombinasi metode petak berjalur. data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri atas data primer yaitu data tentang jenis dan jumlah tanaman hutan dengan strata semai, pancang, tiang dan pohon. data sekunder adalah data-data yang diperoleh dari instansi meliputi keragaman jenis pohon serta keadaan geografis lokasi penelitian. jenis vegetasi pada kawasan hutan lindung tripe jaya yang ditemukan terdiri dari 26 spesies dengan keseluruhan 288 individu dengan masing-masing tingkat pertumbuhan mulai dari semai ditemukan sebanyak 11 jenis 56 individu, pada tingkat pancang ditemukan sebanyak 18 jenis 57 individu, tingkat tiang ditemukan sebanyak 18 jenis 66 individu dan pada tingkat pohon ditemukan sebanyak 26 jenis 109 individu. pada tingkat pertumbuhan ini jenis yang paling mendominasi yaitu pada tumbuhan kruing anak (castanopsis acuminatissima) dan meranti merah muda (shorea lepidota). jenis-jenis vegetasi tegakan hutan yang mendominasi berdasarkan indeks nilai penting (inp) untuk tingkat semai terdapat pada jenis kruing anak (castanopsis acuminatissima) dengan inp 69,05%. sedangkan untuk tingkat pancang inp tertinggi terdapat pada jenis kruing anak (castanopsis acuminatissima) dengan inp sebesar 76,34%. inp tertinggi kedua yaitu meranti merah muda(shorea lepidota) dengan inp sebesar 29,58%. untuk tingkat tiang nilai inp tertinggi terdapat pada jenis kruing anak (castanopsis acuminatissima) dengan nilai inp sebesar 53,12%, dan kerakah (castanopsis costata) dengan nilai 47,03%. untuk tingkat pohon nilai inp tertinggi terdapat jenis pohon meranti merah muda (shorea lepidato) dengan nilai inp sebesar 36,74% dan kruing anak (castanopsis acuminatissima) sebesar 32,75%. indeks keanekaragaman jenis pada kawasan hutan lindung tripe jaya tergolong sedang pada setiap tingkatan memiliki nilai berkisar antara 2,00 – 2,9. pada indeks dominansi jenisnya nilai yang didapat termasuk pada kategori rendah dengan nilai tertinggi adalah kruing anak (castanopsis acuminatissima) (c = 0,05412).



Abstract

Protected forests are state-owned forest areas whose primary function is to protect ecosystem services by regulating water management, preventing floods, controlling erosion, preventing seawater intrusion, and maintaining soil fertility. The Tripe Jaya Forest is characterized by topography dominated by steep and moderately steep slopes. These slope conditions support conservation efforts through limited utilization of the forest area without compromising its function as a protected forest. Vegetation analysis in plant ecology is a method for studying vegetation structure and plant species composition. Vegetation analysis aims to determine the species composition (arrangement) of plants and the form (structure) of the vegetation present in the analyzed area. This study was conducted in the Protected Forest Area of Tripe Jaya Subdistrict, Gayo Lues Regency. The study area covers an area of 28,864.20 ha. Vegetation observations were conducted using a combination of transect methods. The data collected in this study consist of primary data—specifically, data on the species and number of forest plants categorized into the strata of seedlings, saplings, young trees, and mature trees. Secondary data consists of information obtained from government agencies, including tree species diversity and the geographical characteristics of the study site. The vegetation types found in the Tripe Jaya protected forest area consist of 26 species with a total of 288 individuals, with growth stages ranging from seedlings (11 species, 56 individuals), saplings (18 species, 57 individuals), young trees (18 species, 66 individuals), and mature trees (26 species, 109 individuals). At these growth stages, the most dominant species were Kruing Anak (Castanopsis acuminatissima) and Light Red Meranti (Shorea lepidota). The dominant forest stand vegetation types, based on the Importance Value Index (INP) for the seedling stage, were Kruing Anak (Castanopsis acuminatissima) with an INP of 69.05%. Meanwhile, for the sapling stage, the highest INP was recorded for Kruing Anak (Castanopsis acuminatissima) with an INP of 76.34%. The species with the second-highest INP is Meranti Merah Muda (Shorea lepidota) with an INP of 29.58%. For the pole stage, the highest INP values are found in the species Kruing Anak (Castanopsis acuminatissima) with an INP of 53.12%, and Kerakah (Castanopsis costata) with a value of 47.03%. At the tree level, the highest INP values were found in the species Light Red Meranti (Shorea lepidota) with an INP value of 36.74% and Kruing Anak (Castanopsis acuminatissima) at 32.75%. The species diversity index in the Tripe Jaya protected forest area is classified as moderate at every level, with values ranging from 2.00 to 2.9. For the species dominance index, the values obtained fall into the low category, with the highest value belonging to Young Kruing (Castanopsis acuminatissima) (C = 0.05412).



    SERVICES DESK