Abstrak kota bandung merupakan bagian dari cekungan bandung yang didominasi oleh endapan kuarter berupa endapan aluvial dan endapan danau yang umumnya belum terkonsolidasi sehingga berpotensi mengalami likuifaksi. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik litologi bawah permukaan, menentukan tingkat kelayakan lahan untuk pembangunan pondasi perumahan, serta mengidentifikasi zona likuifaksi di perumahan pinus regency, kota bandung. metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas dua dimensi (2d) dengan konfigurasi wenner–schlumberger. data diolah menggunakan res2dinv untuk memperoleh penampang resistivitas bawah permukaan, kemudian dikorelasikan dengan peta kemiringan lereng dari digital elevation model (dem) dan data tutupan lahan yang diolah menggunakan geographic information system (gis). hasil penampang menunjukkan bahwa litologi bawah permukaan terdiri atas lapisan top soil, sedimen halus jenuh air yang didominasi lanau dan lempung, serta sedimen yang lebih kompak pada kedalaman lebih besar. zona resistivitas rendah diinterpretasikan sebagai sedimen jenuh air yang berpotensi mengalami likuifaksi. analisis geospasial menunjukkan daerah penelitian didominasi kemiringan lereng datar (0–8%) dengan tutupan lahan berupa kawasan terbangun. hasil korelasi geolistrik dan geospasial mengindikasikan bahwa zona likuifaksi berada pada area dengan resistivitas rendah, sedimen jenuh air, dan topografi datar sehingga tingkat kelayakan lahan untuk pembangunan pondasi bervariasi sesuai kondisi litologi bawah permukaan. penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi pendukung dalam mitigasi bencana geologi dan perencanaan pembangunan kawasan permukiman. kata kunci: likuifaksi, resistivitas 2d, litologi bawah permukaan, zona depresi, data geospasial.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS LITOLOGI ZONA DEPRESI PADA AREA LIKUIFAKSI MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS 2D DAN DATA GEOSPASIAL DI KOTA BANDUNG, JAWA BARAT. Banda Aceh ,
Baca Juga : ANALYSIS OF LANDSLIDE DISASTER POTENTIAL IN MEULABOH AREA, WEST ACEH REGENCY, ACEH USING RESISTIVITY AND GEOSPATIAL METHODS (Lasin Agnia, 2025)
Abstract
ABSTRAK Bandung Bandung City is situated within the Bandung Basin, an area dominated by Quaternary deposits—specifically alluvial and lacustrine sediments—that are generally unconsolidated and thus susceptible to liquefaction. This study aims to characterize subsurface lithology, determine land suitability for residential foundation construction, and identify potential liquefaction zones within the Pinus Regency housing complex in Bandung City. The study employed the 2D electrical resistivity method using the Wenner–Schlumberger configuration. Data were processed using RES2DINV to generate subsurface resistivity cross-sections, which were then correlated with slope data derived from a Digital Elevation Model (DEM) and land cover data processed via Geographic Information System (GIS). The cross-sections reveal a subsurface lithology comprising a topsoil layer, water-saturated fine sediments (dominated by silt and clay), and more compact sediments at greater depths. Zones of low resistivity are interpreted as water-saturated sediments with liquefaction potential. Geospatial analysis indicates that the study area is dominated by flat slopes (0–8%) and built-up land cover. The correlation between geoelectric and geospatial data suggests that potential liquefaction zones coincide with areas characterized by low resistivity, water-saturated sediments, and flat topography; consequently, land suitability for foundation construction varies according to subsurface lithological conditions. This research is expected to provide supporting information for geological disaster mitigation and residential area development plannin. Keywords: liquefaction, 2D electrical resistivity, subsurface lithology, depression zone, geospatial data.
Baca Juga : IDENTIFIKASI INTRUSI AIR LAUT DI DAERAH KECAMATAN SYIAH KUALA BERDASARKAN DATA RESISTIVITAS (RISA ZAHARA AZKIA, 2026)