Setiap orang memiliki hak untuk bekerja agar dapat memenuhi kebutuhan hidup, namun pada kenyataannya tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan yang sama terlebih jika orang tersebut merupakan penyandang disabilitas. di kota banda aceh terdapat sebuah kafe yang memberikan kesempatan kepada penyandang tunarungu untuk bekerja. hoco coffee lambhuk memperkenalkan karyawan tunarungu pada tahun 2024, karyawan tunarungu memiliki tugas yang sama dengan karyawan normal yaitu melayani konsumen. untuk melayani konsumen, dibutuhkan teknik komunikasi yang tepat agar proses pelayanan berjalan dengan efektif dan membuat konsumen tetap merasa terbantu meski dilayani oleh karyawan tunarungu. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teknik komunikasi yang digunakan karyawan tunarungu ketika melayani konsumen. teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori kinesik yang dikemukakan oleh ray w. birdwhistell yang menekankan bahwa kinesik seperti ekspresi wajah, gestur, dan postur merupakan cara untuk berkomunikasi yang setara dengan komunikasi secara lisan. penelitian ini dilakukan di hoco coffee lambhuk dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. subjek pada penelitian ini adalah karyawan tunarungu di hoco coffee lambhuk, informasi yang diberikan didukung dari supervisor sebagai informan kunci dan konsumen sebagai informan pendukung. hasil yang didapat dari penelitian ini adalah teknik komunikasi yang digunakan oleh karyawan tunarungu di dominasi oleh teknik komunikasi hubungan manusiawi yaitu ketika karyawan tunarungu melayani konsumen dengan baik dan ramah dan ketika karyawan tunarungu berusaha agar keterbatasannya tidak menjadi kendala bagi orang lain terutama konsumen, kemudian karyawan tunarungu juga menggunakan teknik komunikasi informatif dimana saat karyawan tunarungu menyerahkan menu ataupun makanan dapat diisyaratkan sebagai “ini menunya” atau “silakan dinikmati”, karyawan tunarungu juga ikut melaksanakan teknik komunikasi instruktif yaitu pada saat konsumen menyerahkan menu yang berisi pesanan yang dipesan dan harus diberikan ke bagian bar dan kitchen. kata kunci: teknik komunikasi, karyawan tunarungu, kinesik, pelayanan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TEKNIK KOMUNIKASI KARYAWAN TUNARUNGU HOCO COFFEE LAMBHUK DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA KONSUMEN. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Ilmu Komunikasi,2026
Baca Juga : PENGARUH SUASANA CAFE DAN PROMOSI TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN SERTA DAMPAKNYA PADA LOYALITAS KONSUMEN AROMA LEUSER COFFEE BLANGKEJEREN (SANNER DAPA NUSHO, 2023)
Abstract
Everyone has the right to work to meet their living needs, but in reality, not everyone can get the same opportunities, especially if the person is disabled. In Banda Aceh City, there is a cafe that provides opportunities for deaf people to work. HOCO Coffee Lambhuk introduced deaf employees in 2024, deaf employees have the same duties as normal employees, namely serving customers. To serve customers, appropriate communication techniques are needed so that the service process runs effectively and makes customers feel helped even though they are served by deaf employees. The purpose of this study is to determine what communication techniques deaf employees use when serving customers. The theory used in this study is the kinesic theory proposed by Ray W. Birdwhistell which emphasizes that kinesics such as facial expressions, gestures, and postures are ways to communicate that are equivalent to verbal communication. This research was conducted at HOCO Coffee Lambhuk using a descriptive qualitative method and research data were collected through interviews, observations, and documentation. The subjects in this study were deaf employees at HOCO Coffee Lambhuk, the information provided was supported by supervisors as key informants and consumers as supporting informants. The results obtained from this study are that the communication techniques used by deaf employees are dominated by human relationship communication techniques, namely when deaf employees serve consumers well and friendly and when deaf employees try so that their limitations do not become obstacles for others, especially consumers, then deaf employees also use informative communication techniques where when deaf employees hand over menus or food can be signaled as "this is the menu" or "please enjoy", deaf employees also participate in implementing instructive communication techniques, namely when consumers hand over menus containing orders that have been ordered and must be given to the bar and kitchen. Keywords: Communication techniques, deaf employees, kinesics, service.
Baca Juga : DESAIN INTERIOR RUANG BELAJAR SISWA SLB BUKESRA DENGAN PENERAPAN METODE DEAFSPACE BAGI ANAK TUNARUNGU (MUHAMMAD KHALIL HUMAM, 2024)