Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Muhammad Gifran, HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KOMPOSISI TUBUH PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2026

Komposisi tubuh merupakan indikator status gizi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola makan. pola makan yang tidak sehat dapat menyebabkan peningkatan massa lemak dan penurunan massa otot. mahasiswa fakultas kedokteran berisiko mengalami perubahan pola makan akibat tuntutan akademik dan gaya hidup yang kurang sehat, sehingga dapat memengaruhi komposisi tubuh mereka. penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola makan dengan komposisi tubuh pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas syiah kuala. penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. sebanyak 69 mahasiswa aktif dipilih melalui teknik simple random sampling. pola makan dinilai menggunakan diet quality questionnaire (dqq), sedangkan komposisi tubuh yang meliputi massa lemak dan massa otot diukur menggunakan bioelectrical impedance analysis (bia) omron hbf-375. data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi spearman. hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara skor ncd protect dengan massa lemak (p=0,038; r=-0,250) dan massa otot (p=0,045; r=0,242). selain itu, skor ncd risk juga berhubungan signifikan dengan massa lemak (p



Abstract

Body composition is an indicator of nutritional status influenced by various factors, including dietary patterns. An unhealthy diet can lead to an increase in fat mass and a decrease in muscle mass. Medical students are prone to changes in dietary habits due to academic demands and unhealthy lifestyles, which may affect their body composition. This study aimed to analyze the relationship between dietary patterns and body composition among students of the Faculty of Medicine, Universitas Syiah Kuala. This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. A total of 69 active medical students were selected using simple random sampling. Dietary patterns were assessed using the Diet Quality Questionnaire (DQQ), while body composition, including fat mass and muscle mass, was measured using the Omron HBF-375 Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) device. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Spearman correlation test. The results showed a significant relationship between the NCD Protect score and fat mass (p=0.038; r=-0.250) as well as muscle mass (p=0.045; r=0.242). In addition, the NCD Risk score was significantly associated with fat mass (p



    SERVICES DESK