Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
NAJWA FATARANI KHAIRAH, ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT PB DAN CD PADA GARAM KONSUMSI DI BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2026

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam berat timbal (pb) dan kadmium (cd) pada garam konsumsi yang beredar di kota banda aceh serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan standar keamanan pangan. garam sebagai komoditas pangan yang diproduksi dari air laut berpotensi terkontaminasi logam berat akibat pencemaran lingkungan pesisir. oleh karena itu, pengujian kandungan pb dan cd menjadi penting untuk menjamin keamanan konsumsi masyarakat. metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis laboratorium menggunakan atomic absorption spectrophotometer (aas). sampel penelitian terdiri dari empat jenis garam konsumsi, yaitu dua garam bermerek dan dua garam lokal yang diperoleh melalui teknik purposive sampling di pasar al mahira lamdingin, banda aceh. preparasi sampel dilakukan melalui pelarutan dan pengasaman menggunakan hno₃, kemudian di analisis pada panjang gelombang spesifik untuk masing-masing logam. data yang diperoleh berupa nilai absorbansi dikonversi menjadi konsentrasi menggunakan kurva kalibrasi standar dan di uji anova. hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel garam mengandung pb dan cd dengan kisaran konsentrasi pb sebesar 0,0040–0,0054 mg/kg dan cd sebesar 0,0020–0,0024 mg/kg. nilai tersebut berada jauh di bawah ambang batas maksimum yang ditetapkan dalam sni 3556:2024, yaitu 2,0 mg/kg untuk pb dan 0,5 mg/kg untuk cd. tidak ditemukan perbedaan yang signifikan diantara keempat sampel garam konsumsi, meskipun terdapat variasi kecil yang diduga dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan metode produksi. secara keseluruhan, garam konsumsi yang beredar di kota banda aceh masih tergolong aman untuk dikonsumsi. namun, mengingat sifat logam berat yang toksik dan bioakumulatif, diperlukan pemantauan secara berkala untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga. penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi ilmiah dalam pengawasan mutu garam serta mendukung upaya peningkatan kualitas produksi garam lokal. kata kunci: garam konsumsi, logam berat, timbal (pb), kadmium (cd), atomic absorption spectrophotometer (aas), kurva kalibrasi.



Abstract

This study aims to analyze the content of heavy metals lead (Pb) and cadmium (Cd) in table salt distributed in Banda Aceh City and to evaluate its compliance with food safety standards. Salt, as a food commodity produced from seawater, has the potential to be contaminated by heavy metals due to coastal environmental pollution. Therefore, testing the Pb and Cd content is important to ensure public consumption safety. The research method used was a quantitative method with laboratory analysis using an Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The samples consisted of four types of table salt, namely two branded salts and two local salts, obtained through purposive sampling at Al Mahira Market, Lamdingin, Banda Aceh. Sample preparation was carried out through dissolution and acidification using HNO₃, followed by analysis at specific wavelengths for each metal. The absorbance values obtained were converted into concentrations using a standard calibration curve and analyzed using ANOVA. The results showed that all salt samples contained Pb and Cd, with Pb concentrations ranging from 0.0040–0.0054 mg/kg and Cd concentrations ranging from 0.0020–0.0024 mg/kg. These values were far below the maximum limits established in SNI 3556:2024, namely 2.0 mg/kg for Pb and 0.5 mg/kg for Cd. No significant differences were found among the four table salt samples, although slight variations were observed, likely influenced by environmental factors and production methods. Overall, the table salt distributed in Banda Aceh City is still considered safe for consumption. However, considering the toxic and bioaccumulative nature of heavy metals, periodic monitoring is necessary to ensure that food quality and safety are maintained. This study is expected to serve as a scientific reference for salt quality control and to support efforts to improve the quality of local salt production. Keywords: Consumable salt, heavy metals, lead (Pb), cadmium (Cd), atomic absorption spectrophotometry (AAS), calibration curve.



    SERVICES DESK