Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
RAHADATUL AISYI EMKA, PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN DAN UKURAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA DENGAN BELANJA MODAL SEBAGAI PEMODERASI. Banda Aceh Fakulrtas Ekonomi (S1),2026

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendapatan asli daerah, sisa lebih pembiayaan anggaran, dan ukuran pemerintah daerah terhadap kinerja keuangan pemerintah kabupaten/kota di indonesia dengan belanja modal sebagai pemoderasi pada periode 2020–2024. populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pemerintah kabupaten/kota di indonesia selama periode 2020–2024. dengan menggunakan teknik propotionate stratified random sampling yang ditentukan menggunakan rumus slovin, diperoleh 225 pemerintah kabupaten/kota sebagai sampel penelitian dengan total 1.125 observasi. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan pemerintah daerah (lkpd) yang telah diaudit oleh bpk. data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan model fixed effect model (fem) dan moderated regression analysis (mra) serta diolah menggunakan eviews 12. hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah, sisa lebih pembiayaan anggaran, dan ukuran pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. belanja modal terbukti mampu memoderasi pengaruh pendapatan asli daerah terhadap kinerja keuangan berperan sebagai partial moderator, tetapi cenderung memperlemah pengaruh pendapatan asli daerah terhadap kinerja keuangan. namun, belanja modal tidak mampu memoderasi pengaruh sisa lebih pembiayaan anggaran dan ukuran pemerintah daerah terhadap kinerja keuangan. kata kunci: kinerja keuangan, pendapatan asli daerah, sisa lebih pembiayaan anggaran, ukuran pemerintah, belanja modal



Abstract

This study aims to examine the effect of local revenue, budget surplus, and local government size on the financial performance of district/city governments in Indonesia with capital expenditure as a moderating variable in the 2020–2024 period. The population in this study includes all district/city governments in Indonesia during the 2020–2024 period. Using a proportional stratified random sampling technique determined using the slovin formula, 225 district/city governments were obtained as research samples with a total of 1,125 observations. This study uses a quantitative approach with secondary data sourced from the Regional Government Financial Report (LKPD) audited by the Supreme Audit Agency (BPK). Data were analyzed using panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) and moderated regression analysis (MRA) and processed using eviews 12. The results show that local revenue, budget surplus, and government size have a positive and significant effect on the financial performance of local governments. Capital expenditure has a positive and significant effect on the financial performance of local governments. Capital expenditure has been shown to moderate the influence of regional original income on financial performance, acting as a partial moderator, but tends to weaken the influence of Regional Original Income on financial performance. However, capital expenditure is unable to moderate the influence of budget financing surplus and regional government size on financial performance. Keywords: Financial Performance, Local Revenue, Budget Financing Surplus, Government Size, Capital Expenditure



    SERVICES DESK