Abstrak nilma fatimah azahara. (2026). penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (phbs) dalam lingkungan sekolah pada siswa sma negeri 8 unggul takengon. [skripsi, pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala.]. skripsi ini dibimbing oleh prof. dr. drs. amiruddin, m. kes, aifo., dan zahara, s. pd., m. pd perilaku hidup bersih dan sehat (phbs) merupakan serangkaian perilaku yang dilakukan atas dasar kesadaran untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan diri serta lingkungan. penerapan phbs di lingkungan sekolah bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, aman, dan nyaman sehingga dapat mendukung proses pembelajaran serta meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan sebagian siswa yang belum menerapkan phbs secara optimal, seperti kurang menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (phbs) pada siswa sma negeri 8 unggul takengon tahun 2026.penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. populasi penelitian berjumlah 678 siswa, dengan sampel sebanyak 68 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling sebesar 10% dari jumlah populasi. instrumen penelitian berupa angket skala likert yang terdiri atas 24 butir pernyataan. teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan rumus persentase. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (phbs) pada siswa sma negeri 8 unggul takengon berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 95,6%, sedangkan kategori cukup sebesar 4,4%. sebagian besar siswa telah menerapkan kebiasaan hidup sehat, seperti mencuci tangan sebelum makan, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan diri, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. meskipun demikian, masih terdapat beberapa siswa yang belum konsisten dalam menerapkan phbs secara optimal. oleh karena itu, diperlukan dukungan yang berkelanjutan dari pihak sekolah, guru, dan keluarga untuk meningkatkan kesadaran serta pembiasaan phbs pada siswa. kata kunci: perilaku hidup bersih dan sehat (phbs), lingkungan sekolah, siswa sma.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH PADA SISWA SMA NEGERI 8 UNGGUL TAKENGON. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi,2026
Baca Juga : HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SD ISLAM CENDEKIA ANAK BANGSA ULEE KARENG BANDA ACEH (Khairunnisa, 2018)
Abstract
ABSTRACT Nilma Fatimah Azahara. (2026). Implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the Scool Environment for Students of SMA Negeri 8 Unggul Takengon. [Thesis, Physical Education, Health, and Recreation, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University.]. This thesis was supervised by Prof. Dr. Drs. Amiruddin, M. Kes, AIFO., and Zahara, S. Pd., M. Pd Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) refers to a set of actions undertaken with the awareness of maintaining and improving personal and environmental health. Implementing PHBS in schools aims to create a learning environment that is clean, healthy, safe, and comfortable, thereby supporting the learning process and enhancing students' health status. However, in practice, some students still do not implement PHBS optimally—for instance, by failing to maintain personal hygiene or the cleanliness of the school environment. This study aims to determine the level of PHBS implementation among students at SMA Negeri 8 Unggul Takengon in 2026. This study employs a quantitative approach with a descriptive research design. The study population consists of 678 students, with a sample of 68 students selected using simple random sampling (10% of the total population). The research instrument is a Likert-scale questionnaire comprising 24 statements. Data collection techniques included observation, questionnaires, and documentation. Data were analyzed using descriptive statistics with percentage formulas. The results indicate that the implementation of PHBS among students at SMA Negeri 8 Unggul Takengon falls into the "good" category at 95.6%, while 4.4% fall into the "fair" category. The majority of students have adopted healthy living habits, such as washing hands before eating, disposing of trash in designated bins, maintaining personal hygiene, and keeping the school environment clean. Nevertheless, there remain some students who are not yet consistent in optimally implementing PHBS. Therefore, sustained support from the school, teachers, and families is required to raise awareness and foster PHBS habits among the students. Keywords: Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), school environment, high school students.
Baca Juga : GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) ORANG TUA PADA ANAK STUNTING DAN NON-STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Nazira Zakky Millatina, 2024)