Abstrak kabupaten pidie jaya merupakan salah satu wilayah di provinsi aceh yang tersusun oleh endapan aluvial kuarter dan pernah mengalami gempa bumi besar pada tahun 2016. karakteristik sedimen bawah permukaan, khususnya ketebalan dan tingkat kekompakannya, berperan penting dalam memengaruhi respons tanah terhadap guncangan gempa. informasi mengenai kondisi bawah permukaan diperlukan sebagai dasar dalam kajian geologi teknik maupun mitigasi bencana. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik bawah permukaan serta mengestimasi ketebalan sedimen melalui integrasi metode seismik refraksi dan data uji sondir (dynamic cone penetration test/dcpt). pengukuran dilakukan pada empat lintasan dengan panjang masing-masing 46 m dan kedalaman investigasi sekitar 17 m. data seismik refraksi diolah menggunakan metode tomografi untuk memperoleh distribusi kecepatan gelombang primer (vp), kemudian dikorelasikan dengan data sondir pada lintasan 2 sebagai lintasan acuan dalam penentuan batas lapisan pada lintasan lainnya. hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai vp berkisar antara 300–2190 m/s dan mengindikasikan empat kelompok lapisan, yaitu tanah sangat lunak, tanah lunak, tanah padat sedang, dan tanah padat. interpretasi bawah permukaan menunjukkan bahwa lintasan 1 dan lintasan 4 yang berada pada zona pesisir didominasi oleh sedimen lunak dengan ketebalan yang lebih besar, sedangkan lintasan 2 dan lintasan 3 yang berada lebih dekat dengan zona perbukitan memperlihatkan keberadaan material yang lebih kompak pada kedalaman tertentu. perbedaan ketebalan lapisan tersebut mencerminkan variasi proses pengendapan dan tingkat konsolidasi sedimen pada daerah penelitian. integrasi antara metode seismik refraksi dan data sondir terbukti mampu meningkatkan keakuratan interpretasi kondisi bawah permukaan serta memberikan informasi mengenai distribusi ketebalan sedimen yang dapat dimanfaatkan sebagai data pendukung dalam kajian geologi teknik, perencanaan pembangunan, dan mitigasi bencana gempa bumi. kata kunci: seismik refraksi, vp, sondir, sedimen, pidie jaya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI KETEBALAN LAPISAN SEDIMEN BERDASARKAN KECEPATAN GELOMBANG PRIMER MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI DI PIDIE JAYA, ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik Geofisika,2026
Baca Juga : STUDI LAPISAN BATUAN BAWAH PERMUKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODA SEISMIK REFRAKSI (Nuriza Yani, 2024)
Abstract
ABSTRACT Pidie Jaya Regency, Aceh Province, is one of the regions dominated by Quaternary alluvial deposits and experienced a major earthquake in 2016. The characteristics of subsurface sediments, particularly their thickness and degree of compaction, play an important role in influencing ground response during seismic events. Therefore, information on subsurface conditions is essential for engineering geological studies and earthquake hazard mitigation. This study aims to identify subsurface characteristics and estimate sediment thickness through the integration of seismic refraction and Dynamic Cone Penetration Test (DCPT) data. The survey was conducted along four measurement lines, each 46 m in length, with an investigation depth of approximately 17 m. Seismic refraction data were processed using tomographic inversion to obtain the distribution of P-wave velocity (Vp), which was then correlated with DCPT data from Line 2 as the reference for determining layer boundaries along the other survey lines. The results indicate that P-wave velocities range from 300 to 2190 m/s, representing four subsurface layer groups: very soft soil, soft soil, moderately dense soil, and dense soil. The subsurface interpretation reveals that Lines 1 and 4, located in the coastal zone, are dominated by thick soft sediment deposits, whereas Lines 2 and 3, situated closer to the hilly area, exhibit more compact subsurface materials at greater depths. Variations in sediment thickness reflect differences in depositional processes and sediment consolidation across the study area. The integration of seismic refraction and DCPT data proved effective in improving the accuracy of subsurface interpretation and providing valuable information on sediment thickness distribution that can support engineering geological investigations, infrastructure planning, and earthquake hazard mitigation. Keywords: seismic refraction, Vp, Cone penetration test, sediment, Pidie Jaya
Baca Juga : IDENTIFIKASI KEBERADAAN SUNGAI PURBA (PALEO-CHANNEL) DI KAWASAN KRUENG BARONA JAYA, ACEH BESAR MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI (Yulita Wahyuni, 2016)