Proyek pembangunan pelabuhan perikanan sentra kelautan dan perikanan terpadu (skpt) sabang merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di wilayah terluar indonesia. dalam pelaksanaan proyek konstruksi, pekerjaan di ketinggian memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi sehingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (k3), khususnya penggunaan alat pelindung diri (apd), menjadi sangat penting. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja pada pekerjaan di ketinggian, mengevaluasi penerapan apd, serta mengetahui kesesuaian penerapan apd terhadap standar k3 yang berlaku pada proyek pembangunan pelabuhan perikanan skpt sabang. metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara selama kegiatan magang tahun 2025. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan apd di lokasi proyek telah berjalan cukup baik, seperti penggunaan helm keselamatan, rompi reflektif, dan full body harness. namun, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian, seperti lanyard yang tidak dikaitkan pada titik angkur yang aman, kondisi perancah yang berkarat, serta tidak adanya guardrail dan toe board pada platform kerja. kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko jatuh dari ketinggian dan kecelakaan kerja lainnya. berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan k3 pada pekerjaan di ketinggian di proyek skpt sabang belum sepenuhnya sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku. oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, pelatihan pekerja, serta penyediaan fasilitas keselamatan kerja yang lebih memadai guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja. kata kunci: k3, apd, pekerjaan di ketinggian, konstruksi pelabuhan, skpt sabang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
ANALISIS IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENGENDALIAN RISIKO PADA PEKERJAAN DI KETINGGIAN PROYEK PEMBANGUNAN SKPT SABANG. Banda Aceh Fakultas Teknik,2026
Baca Juga : IDENTIFIKASI BAHAYA DENGAN METODE IBPRP PADA PROYEK PEMBANGUNAN BENDUNGAN RUKOH KABUPATEN PIDIE (M. QADRI AKBAR, 2023)
Abstract
The construction project for the Sabang Integrated Marine and Fisheries Center (SKPT) fishing port is a national strategic project aimed at supporting the development of the marine and fisheries sector in Indonesia's outermost regions. During construction, working at heights carries a significant risk of workplace accidents; therefore, the implementation of Occupational Health and Safety (OHS)—specifically the use of Personal Protective Equipment (PPE)—is crucial. This study aims to identify workplace accident risks associated with working at heights, evaluate PPE implementation, and assess the conformity of PPE usage with applicable OHS standards at the Sabang SKPT fishing port construction project. A qualitative descriptive research method was employed, utilizing field observations, documentation review, and interviews conducted during a 2025 internship. The results indicate that PPE implementation at the project site has been generally satisfactory, with workers utilizing safety helmets, reflective vests, and full-body harnesses. However, several non-conformities were identified, such as lanyards not being attached to secure anchor points, rusted scaffolding, and the absence of guardrails and toe boards on working platforms. These conditions potentially increase the risk of falls from heights and other workplace accidents. Based on the findings, it is concluded that OHS implementation regarding work at heights at the Sabang SKPT project does not yet fully comply with applicable standards and regulations. Consequently, enhanced supervision, worker training, and the provision of more adequate safety facilities are required to minimize the risk of workplace accidents. Keywords: OHS, PPE, work at heights, port construction, Sabang SKPT.
Baca Juga : ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE BOWTIE DI BANDA ACEH (Miftahul Jannah, 2026)